Page 372 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 AGUSTUS 2021
P. 372
MINTA ERICK THOHIR TURUN TANGAN, SERIKAT PEKERJA BEBERKAN MASALAH
GARUDA INDONESIA
Serikat Karyawan Garuda Indonesia Bersatu membeberkan masalah yang tengah dialami oleh
maskapai plat merah tersebut. Untuk itu, serikat pekerja meminta dukungan Menteri BUMN Erick
Thohir agar menyelamatkan maskapai Garuda Indonesia dari kesulitan keuangan.
Koordinator Sekber Garuda Indonesia Bersatu, Tomy Tampatty mengatakan, saat ini ada dua
permasalahan utama Garuda Indonesia yang harus menjadi perhatian para pengambil
keputusan. Pertama permasalahan keuangan, terutama utang yang cukup besar ditambah lagi
dengan menurunnya kinerja operasional akibat dari dampak COVID-19.
"Dan kedua adalah permasalahan fundamental bisnis yang perlu ditata kembali dan dikelola
secara optimal guna mengoptimalisasi pendapatan," kata dia dikutip dari Antara, Selasa
(10/8/2021).
Karena itu, kata dia, sangat dibutuhkan orang yang sangat mengerti di bidang bisnis
penerbangan.
Menurut dia, manajemen melakukan kesalahan asumsi bahwa masalah Garuda Indonesia hanya
masalah keuangan semata, termasuk restrukturisasi utang sebagai pilar utamanya.
Ia menilai manajemen tidak fokus pada masalah fundamental bisnis untuk menciptakan laba,
seperti dalam hal ketepatan memilih alat produksi, ketepatan memilih rute yang diterbangi, dan
ketepatan people process technology yang dijalankan sehingga bisnis menjadi untung.
"Ke depan kita juga perlu mengembangkan ecosystem aviasi dan pariwisata ini dalam suatu
strategi bertahan dan tumbuh melalui kolaborasi dan sinergi yang kuat antar BUMN/BUMD,
swasta, UMKM dan pemerintah serta semua pemangku kepentingan," ujarnya.
Erick Thohir Diminta Turun Tangan
Tomy berharap Menteri BUMN Erick Thohir turun tangan menyelamatkan flag carrier Garuda
Indonesia khususnya dalam restrukturisasi utang.
"Kiranya Bapak Menteri BUMN memilih opsi satu atau tanpa PKPU sebagaimana opsi tersebut
mendapat dukungan penuh dari Komisi VI DPR-RI, mengingat sejak awal direktur utama dan
jajaran direksi Garuda Indonesia lebih memilih penyelesaian melalui opsi dua atau melalui proses
PKPU," kata dia.
"Dalam RUPS tanggal 13 Agustus 2021 nanti, kiranya Bapak Menteri BUMN dapat mengambil
keputusan yang terbaik untuk menjaga kelangsungan flag carrier Garuda Indonesia," ujar Tomy.
Sekber Garuda Indonesia Bersatu terdiri dari Serikat Karyawan Garuda (Sekarga), Asosiasi Pilot
Garuda (APG), dan Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (IKAGI).
371

