Page 376 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 AGUSTUS 2021
P. 376
mereka, saat ini ada dua permasalahan utama Garuda Indonesia yang harus menjadi perhatian
para pengambil keputusan.
"Pertama permasalahan keuangan, terutama utang yang cukup besar ditambah lagi dengan
menurunnya kinerja operasional akibat dari dampak COVID-19, dan kedua adalah permasalahan
fundamental bisnis yang perlu ditata kembali dan dikelola secara optimal guna mengoptimalisasi
pendapatan," kata Koordinator Sekber Garuda Indonesia Bersatu, Tomy Tampatty, seperti
dikutip dari Antara, Selasa (10/8).
Oleh karena itu, kata dia, sangat dibutuhkan orang yang sangat mengerti di bidang bisnis
penerbangan. Menurut dia, manajemen melakukan kesalahan asumsi bahwa masalah Garuda
Indonesia hanya masalah keuangan semata, termasuk restrukturisasi utang sebagai pilar
utamanya.
Dia menilai manajemen tidak fokus pada masalah fundamental bisnis untuk menciptakan laba,
seperti dalam hal ketepatan memilih alat produksi, memilih rute yang diterbangi, dan ketepatan
people process technology yang dijalankan sehingga bisnis menjadi untung.
"Ke depan kita juga perlu mengembangkan ecosystem aviasi dan pariwisata ini dalam suatu
strategi bertahan dan tumbuh melalui kolaborasi dan sinergi yang kuat antar BUMN/BUMD,
swasta, UMKM dan pemerintah serta semua pemangku kepentingan," ujarnya.
Minta Erick Thohir Turun Tangan Tomy berharap Menteri BUMN Erick Thohir turun tangan
menyelamatkan flag carrier Garuda Indonesia khususnya dalam restrukturisasi utang.
"Kiranya Bapak Menteri BUMN memilih opsi satu atau tanpa PKPU sebagaimana opsi tersebut
mendapat dukungan penuh dari Komisi VI DPR-RI, mengingat sejak awal direktur utama dan
jajaran direksi Garuda Indonesia lebih memilih penyelesaian melalui opsi dua atau melalui proses
PKPU. Dalam RUPS tanggal 13 Agustus 2021 nanti, kiranya Bapak Menteri BUMN dapat
mengambil keputusan yang terbaik untuk menjaga kelangsungan flag carrier Garuda Indonesia,"
ujar Tomy.
Sekber Garuda Indonesia Bersatu terdiri dari Serikat Karyawan Garuda (Sekarga), Asosiasi Pilot
Garuda (APG), dan Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (IKAGI). [bim].
375

