Page 374 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 AGUSTUS 2021
P. 374

Salah  satu  syarat  yang  diberlakukan  yaitu  pekerja  wajib  menjadi  peserta  aktif  BPJS
              Ketenagakerjaan per Juni 2021. Untuk itu, peserta bisa mengecek sendiri status  terakhirnya
              kepesertaannya dengan dua cara.

              Pertama, melalui aplikasi BPJSTK Mobile

              1. Peserta mengunduh aplikasi BPJSTK di Play Store secara gratis

              2. Bagi yang sudah pernah mendaftar dan punya akun, maka tinggal login seperti biasa

              3.  Bagi  yang  belum,  maka  bisa  mendaftar  terlebih  dahulu  dengan  memasukkan  beberapa
              persyaratan  yang  diminta  seperti  nomor  kartu  BPJS  Ketenagakerjaan,  Nomor  Induk
              Kependudukan (NIK), tanggal lahir, dan nama lengkap

              4. Lalu pilih menu Kartu Digital

              5. Setelah itu akan muncul gambar kartu digital milik peserta, lalu klik gambar tersebut

              6. Maka akan muncul keterangan lengkap soal indentitas peserta, kantor, jumlah upah terakhir,
              dan pembayaran iuran terakhir yang dilakukan kantor.


              7. Tanggap pembayaran iuran terakhir ini menandakan masa aktif peserta tersebut
              Kedua, melalui situs

              1. Peserta bisa membuka situs https://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id/.

              2. Bagi yang sudah punya akun, maka tinggal login seperti biasa

              3. Bagi yang belum punya akun, maka bisa mendaftar terlebih dahulu

              4. Prosedurnya hampir sama dengan menggunakan aplikasi, yaitu dengan memilih menu Kartu
              Digital

              5. Lalu muncul gambar kartu digital milik peserta, yang ketika diklik akan muncul data-data
              lengkap soal kepeserta. Mulai dari nama, kantor, upah terakhir, sampai tanggal pembayaran
              iuran terakhir oleh kantor

              Bila kepesertaan sudah aktif, maka pekerja tinggal menunggu BSU sebesar Rp 1 juta masuk ke
              rekening masing-masing. Rekening yang digunakan adalah rekening yang disetor oleh kantor
              atau atasan dari pekerja kepada BPJS Ketenagakerjaan.

              Selain  itu,  Kemenaker  akan  menyalurkan  bantuan  ke  rekening  Himbara  atau  Bank  BUMN
              (Mandiri, BRI, BNI, dan BTN). Bagi pekerja yang tidak punya rekening Himbara, pihak Kemenaker
              menyebut mereka akan membuatkan rekening baru bagi para penerima secara kolektif.

              "Penerima  batuan  tinggal  datang  ke  bank  yang  dituju  untuk  mengaktifkan  rekening  dan
              mengambil  dana  tunai  yang  sudah  didaftarkan,"  tulis  Kemenaker  dalam  akun  instagramnya
              @kemnaker pada 8 Agustus 2021.

              Anwar  pun  menyebut  penerima  Bantuan  Subsidi  Upah  kolektif  ini  maksudnya  dalam  satu
              kelompok  per  perusahaan.  Sehingga  kemungkinan,  kantor  yang  melakukan  pendataan  dan
              pekerja yang bisa mendaftar secara personal ke Himbara untuk membuat rekening baru. "Nanti
              Bank Himbara secara teknis yang melakukan," kata dia.





                                                           373
   369   370   371   372   373   374   375   376   377   378   379