Page 92 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 AGUSTUS 2021
P. 92
Perempuan muda ini jadi korban perdagangan manusia untuk eksploitasi seksual. Faktor
ekonomi mempengaruhi korban tetap bertahan dalam terpaan a susila. Mereka berharap
pemerintah memberikan solusi untuk kelanjutan hidup korban.
"Saya akan berhenti dulu kerja akan kembali ke kampung. Saya terpaksa jalani ini karena faktor
ekonomi."Kata SR salah satu Korban ekploitasi seks.
Sementara itu, Polisi mengaku memulangkan para korban karena sudah dilakukan pemeriksaan.
"Dipulangkan dan dijemput karena proses pemeriksaan untuk korban sudah rampung," kata AKP
hario Prasetyo Seno, Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya.
Kasus perdagangan manusia ini terungkap setelah anak di bawah umur asal tanjungjaya,
Tasikmalaya hilang dua pekan. Korban sempat dijanjikan bekerja sebagai pelayan di rumah
makan di Bogor.
Namun, polisi justru menemukan fakta korban dijual menjadi pekerja sek komersial di kota hujan
bogor. korban yang masih anak dijual 300 ribu rupiah sejam kencan dengan pria hidung belang
di wilayah Bogor.
Polisi sudah amankan empat anggota sindikat perdagangan manusia dari wilayah Bogor dan
Tasikmalaya. Pelaku bernama Lukcy, Kamaludin, Hari dan seorang pelaku perempuan bernama
Selly.
91

