Page 115 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 APRIL 2021
P. 115
MENAKER SAKSIKAN PENYERAHAN BEASISWA BPJAMSOSTEK UNTUK 127 ANAK
NTB
Mataram - Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Hj Ida Fauziyah menyaksikan secara virtual
penyerahan secara simbolis beasiswa pendidikan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial
(BPJS) Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK kepada 127 anak dari Provinsi Nusa Tenggara
Barat, Rabu.
Penyerahan beasiswa secara simbolis tersebut dilaksanakan oleh Menaker Hj Ida Fauziyah dan
Direktur Utama BPJAMSOSTEK Anggoro Eko Cahyo, di Jakarta, dan dilakukan serentak di 34
provinsi secara virtual.
Kegiatan tersebut juga disaksikan oleh Asisten I Sekretariat Daerah NTB Hj Baiq Eva
Nurcahyaningsih, bersama Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi NTB Hj Wismaningsih
Drajadiah, dan Kepala BPJAMSOSTEK Cabang NTB Adventus Edison Souhuwat, di Kantor
Gubernur NTB, di Mataram.
Sebanyak 127 anak di NTB tersebut merupakan bagian dari 10.451 anak di seluruh Indonesia
yang mendapat beasiswa BPJAMSOSTEK dan diserahkan bersamaan secara virtual di 34 provinsi.
"Alhamdulillah BPJS Ketenagakerjaan merealisasikan pemberian manfaat beasiswa kepada
peserta jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian pada bulan Ramadhan ini," kata
Menaker Hj Ida Fauziyah.
Menurut dia, pemberian beasiswa tersebut sebagai bentuk kehadiran negara secara langsung
untuk meyakinkan masa depan anak-anak yang bapak atau ibunya meninggal atau mungkin
mengalami cacat tetap karena kecelakaan kerja sehingga tidak bisa memberikan pendampingan
kepada anaknya secara utuh.
Ida menambahkan pendidikan adalah masa depan tidak hanya dimiliki oleh mereka yang orang
tuanya masih bisa memberikan manfaat.
" secara layak atau mungkin karena ditinggalkan oleh orang tua," ujarnya.
Sementara itu, Kepala BPJAMSOSTEK Cabang NTB Adventus Edison Souhuwat menjelaskan
pemberian beasiswa tersebut merupakan implementasi dari Peraturan Menteri Tenaga Kerja
(Permenaker) Nomor 5 tahun 2021 tentang Tata Cara Penyelenggaraan program jaminan
kecelakaan kerja (JKK), jaminan kematian (JKM) dan jaminan hari tua (JHT), yang efektif berlaku
mulai 1 April 2021.
Permenaker tersebut merupakan turunan dari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 82 tahun 2019
tentang BPJS Ketenagakerjaan.
"Selama ini para ahli waris belum bisa direlisasikan pembayaran beasiswanya karena secara
teknis menunggu Permenaker yang baru keluar pada Maret 2021," katanya.
Ia menyebutkan sebanyak 127 anak yang mendapat beasiswa tersebut merupakan anak-anak
dari 82 ahli waris peserta program BPJAMSOSTEK Cabang NTB.
114

