Page 118 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 APRIL 2021
P. 118
Ringkasan
BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) kembali mendapatkan mandat untuk menunaikan
kewajiban untuk memberikan beasiswa pendidikan kepada ahli waris peserta sesuai dengan
manfaat yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 82 Tahun 2019 Tentang
Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Program
JKK JKM. Pembayaran beasiswa ditunaikan setelah aturan turunan dari PP Nomor 82 Tahun 2019
yaitu Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 5 Tahun 2021 tentang Tata Cara
Penyelenggaraan Program JKK, JKM, dan JHT, efektif berlaku pada 1 April 2021 yang mengatur
teknis pelaksanaan pemberian manfaat JKK, JKM, dan JHT, salah satunya pembayaran beasiswa
pendidikan bagi anak ahli waris peserta.
BPJAMSOSTEK REALISASASIKAN KENAIKAN MANFAAT BEASISWA HINGGA RP174
JUTA UNTUK 2 ORANG ANAK
Semarang - BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) kembali mendapatkan mandat untuk
menunaikan kewajiban untuk memberikan beasiswa pendidikan kepada ahli waris peserta sesuai
dengan manfaat yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 82 Tahun 2019 Tentang
Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Program
JKK JKM.
Pembayaran beasiswa ditunaikan setelah aturan turunan dari PP Nomor 82 Tahun 2019 yaitu
Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 5 Tahun 2021 tentang Tata Cara
Penyelenggaraan Program JKK, JKM, dan JHT, efektif berlaku pada 1 April 2021 yang mengatur
teknis pelaksanaan pemberian manfaat JKK, JKM, dan JHT, salah satunya pembayaran beasiswa
pendidikan bagi anak ahli waris peserta.
Berdasarkan Permenaker tersebut, beasiswa pendidikan anak diberikan pada ahli waris peserta
yang mengalami risiko meninggal dunia, dan atau kecelakaan kerja yang berdampak cacat total
tetap atau meninggal dunia dengan manfaat beasiswa diberikan untuk 2 orang anak dengan nilai
maksimal Rp174 juta, mulai dari Taman Kanak-kanak (TK) hingga jenjang pendidikan Strata 1
(S1), kriteria anak yang dapat menerima beasiswa dinyatakan belum bekerja, belum menikah,
dan di bawah usia 23 tahun.
Kegiatan penyerahan beasiswa secara simbolis dilaksanakan oleh Menteri Ketenagakerjaan Ida
Fauziyah dan Direktur Utama BPJAMSOSTEK Anggoro Eko Cahyo, di Jakarta, Rabu dan dilakukan
serentak pada 33 provinsi lainnya secara daring, untuk di Jawa Tengah berlangsung di Kantor
Gubernuran Jateng yang dihadiri Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin dan Deputi Direktur
BPJAMSOSTEK Wilayah Jateng dan DIY Suwilwan Rachmat.
Direktur Utama BPJAMSOSTEK Anggoro Eko Cahyo mengatakan manfaat beasiswa naik
signifikan 1.350 persen dari sebelumnya sebesar Rp12 juta untuk satu orang anak, hingga
menjadi maksimal Rp174 juta untuk dua orang anak dan dengan adanya beasiswa tersebut
diharapkan dapat mendukung para penerima menjalani proses belajar di sekolah, perguruan
tinggi, atau pelatihan.
117

