Page 119 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 APRIL 2021
P. 119

"Proyeksi  total  penerima  manfaat  beasiswa  mencapai  10.451  anak,  dengan  total  nilai  yang
              dikucurkan sebesar Rp115,64 miliar. Saya berharap agar pembayaran beasiswa yang sempat
              tertunda ini sesegera mungkin kami tunaikan, paling lambat minggu pertama bulan Mei 2021
              mendatang untuk mendukung pendidikan anak peserta," kata Anggoro.

              Dalam  kesempatan  tersebut  Menteri  Ketenagakerjaan  Ida  Fauziyah  memberikan  semangat
              kepada  anak-anak  penerima  beasiswa  dan  berpesan  bahwa  pendidikan  merupakan  sarana
              mencapai masa depan yang cemerlang dan sudah menjadi hak anak-anak untuk mendapatkan
              pendidikan yang layak meskipun dengan keterbatasan.


              "Kali  ini  negara  hadir  untuk  memastikan  anak-anak  yang  kurang  beruntung  mendapatkan
              pendidikan. Anak-anak jangan takut bermimpi, gantungkan cita-cita setinggi-tingginya karena
              ada BPJAMSOSTEK yang membantu mewujudkannya," kata Ida.

              Di Jateng, penyerahan beasiswa secara simbolis kepada 4 anak penerima beasiswa diserahkan
              Wagub Taj Yasin dan Depdir BPJAMSOSTEK Wilayah Jateng dan DIY Suwilwan Rachmat dengan
              empat  penerima  beasiswa  yakni  Bagas  Saputra  Susanto  (kelas  7)  dan  Mauliya  Putri  Susanti
              (kelas) yang merupakan anak dari ahli waris Sri Susianah dengan nama tenaga kerja Pudjiono
              yang meninggal pada 6 Januari 2020 serta Michelle Aulia Alfa (kelas 9) dan Bintang Ahmad
              Maulana Arif (kelas 3) anak dari ahli waris Masadah dengan nama tenaga kerja Harjah Arif yang
              meninggal 13 Juli 2020.

              Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin mengatakan Peraturan Pemerintah No 82 Tahun 2019 tentang
              Perubahan atas PP No 44 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Progam Jaminan Kecelakaan
              Kerja dan Jaminan Kematian memberikan dampak positif bagi pekerja.

              Pada PP No 44 Tahun 2015 (manfaat beasiswa hanya diberikan kepada 1 anak dan dibayarkan
              sekaligus Rp12 juta), sedangkan pada PP No 82 Tahun 2019 ada kenaikan manfaat beasiswa
              (diberikan  kepada  2  anak  dan  dibayarkan  sesuai  dengan  tingkat pendidikan)  bagi  ahli  waris
              tenaga kerja yang mengalami cacat total tetap atau meninggal dunia akibat kecelakaan kerja
              atau meninggal dunia di luar kecelakaan kerja.

              "Kami sangat mendorong dan mengawal PP No 82 Tahun 2019. Dampaknya berpihak ke pekerja
              karena biasanya hanya dapat sekali, sekarang dibayarkan setiap tingkat pendidikannya, sehingga
              bisa  melanjutkan  pendidikan  tidak  hanya  SMA  tetapi  bisa  sampai  perguruan  tinggi.  Jika
              pendidikannya baik harapannya mereka juga bisa mendapatkan pekerjaan yang baik pula," kata
              Taj Yasin.

              Deputi  Direktur  BPJAMSOSTEK  Wilayah  Jateng  dan  DIY  Suwilwan  Rachmat  menjelaskan
              penyerahan manfaat beasiswa yang mengaju PP No 82 Tahun 2019 untuk wilayah Jateng dan
              DIY ada 1.505 kasus dengan estimasi jumlah penerima manfaat beasiswa sebanyak 1.864 anak
              dan estimasi pembiayaan maksimal manfaat beasiswa hingga anak mencapai tingkat perguruan
              tinggi kurang lebih Rp144 miliar.

              Total Rp144 miliar tersebut tersebar di 11 kantor cabang yakni BPJAMSOSTEK Cabang Semarang
              Pemuda, Surakarta, Cilacap, Pekalongan, Kudus, Magelang, Tegal, Klaten, Purwokerto, Ungaran,
              dan Semarang Majapahit.





                                                           118
   114   115   116   117   118   119   120   121   122   123   124