Page 128 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 APRIL 2021
P. 128
Direktur Utama BPJamsostek, Anggoro Eko Cahyo, mengatakan, pihaknya bersama Kemnaker
terus berupaya agar manfaat beasiswa ini dapat segera diterima oleh pekerja, yaitu dengan
memberikan segala upaya agar Permenaker Nomor 5 tahun 2021 ini dapat segera
diimplementasikan.
"Hari ini, kami berikan secara simbolis kepada anak-anak ahli waris para pekerja yang berhak
atas manfaat beasiswa pendidikan. Semoga dengan adanya beasiswa ini dapat mendukung
anak-anak dalam menjalani proses belajar di Sekolah, perguruan tinggi atau pelatihan," ujar
Anggoro.
Berdasarkan Permenaker Nomor 5 Tahun 2021, ketentuan yang berlaku terkait beasiswa
pendidikan anak yang merupakan ahli waris pekerja antara lain mengalami risiko meninggal
dunia dan atau kecelakaan kerja yang mengakibatkan pekerja yang bersangkutan mengalami
cacat total tetap atau meninggal dunia.
Manfaat beasiswa ini diberikan untuk maksimal dua orang anak yang masih di usia sekolah mulai
dari Taman Kanak-kanak (TK) hingga jenjang pendidikan strata 1 (S1), dengan kriteria anak
yang menerima beasiswa dinyatakan belum bekerja, belum menikah, dan di bawah 23 tahun.
"Proyeksi total penerima manfaat beasiswa ini mencapai 10.451 anak dengan total nilai yang
dikucurkan sebesar Rp115,64 miliar. Saya berharap pihak BPJamsostek dapat segera
menunaikan pembayaran beasiswa yang sempat tertunda ini sesegera mungkin agar dapat
digunakan untuk mendukung pendidikan anak pekerja," tutur Ida.
Ia berharap, semoga dengan terbitnya Permenaker Nomor 5 Tahun 2021 ini dapat membantu
ahli waris pekerja dalam menempuh masa pendidikan sehingga menghasilkan generasi penerus
bangsa yang berkualitas, kompeten dan memiliki daya saing tinggi.
Lebih lanjut, Anggoro berkomitmen untuk menyelesaikan seluruh pembayaran beasiswa yang
tertunda dan menargetkan pada Minggu pertama bulan Mei 2021 mendatang, seluruh
pembayaran beasiswa akan selesai dilakukan dan secara simultan klaim pengajuan pembayaran
manfaat beasiswa yang baru juga langsung dapat ditunaikan.
"Ini sudah menjadi komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik bagi peserta dan
keluarga. Harapan kami, dana beasiswa ini dapat segera tersalurkan dan dimanfaatkan oleh ahli
waris keluarga untuk mendukung pendidikan anak mendiang pekerja," terang Anggoro.
Menutup kegiatan tersebut, Ida Fauziyah memberikan semangat kepada anak-anak penerima
beasiswa dan berpesan bahwa pendidikan itu sarana mencapai masa depan yang cemerlang dan
sudah menjadi hak anak-anak untuk mendapatkan pendidikan yang layak meskipun dengan
keterbatasan.
"Kali ini negara hadir untuk memastikan anak-anak yang kurang beruntung mendapatkan
pendidikan. Anak-anak jangan takut bermimpi, gantungkan cita-cita setinggi-tingginya karena
ada BPJamsostek yang membantu mewujudkannya," tutup Ida.
Sumber: BeritaSatu.com.
127

