Page 136 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 APRIL 2021
P. 136
neutral - Anggoro Eko Cahyo (Direktur Utama BPJAMSOSTEK) Jangan lupa setelah menjadi
wirausaha, para pekerja untuk ikut program BPJS Ketenagakerjaan
Ringkasan
DENGAN telah diundangkan Permenaker No 5 Tahun 2021 pada 1 April 2021, BPJS
Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) bersama Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI
membayarkan manfaat beasiswa yang tercantum pada PP No 82 Tahun 2019. Acara Penyerahan
Manfaat Beasiswa Pendidikan Anak Peserta Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan
Jaminan Kematian (JKm) dilaksanakan di Jakarta, Rabu (21/4) secara online yang dilakukan
secara serentak di 33 provinsi dan offline dengan menerapkan protokol kesehatan.
BPJAMSOSTEK SERAHKAN MANFAAT 10.541 BEASISWA ANAK AHLI WARIS
DENGAN telah diundangkan Permenaker No 5 Tahun 2021 pada 1 April 2021, BPJS
Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) bersama Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI
membayarkan manfaat beasiswa yang tercantum pada PP No 82 Tahun 2019.
Acara Penyerahan Manfaat Beasiswa Pendidikan Anak Peserta Program Jaminan Kecelakaan
Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKm) dilaksanakan di Jakarta, Rabu (21/4) secara online
yang dilakukan secara serentak di 33 provinsi dan offline dengan menerapkan protokol
kesehatan.
Dalam sambutannya, Direktur Utama BPJAMSOSTEK Anggoro Eko Cahyo mengatakan, dengan
Permenaker No 5 Tahun 2021,beasiswa pendidikan anak diberikan pada ahli waris peserta yang
mengalami risiko meninggal dunia dan atau kecelakaan kerja yang berdampak cacat total tetap
atau meninggal dunia.
"Manfaat beasiswa ini diberikan untuk 2 orang anak dengan nilai maksimal Rp174 juta, mulai
dari Taman Kanak-kanak (TK) hingga jenjang pendidikan Strata 1 (S1). Kriteria anak yang dapat
menerima beasiswa dinyatakan belum bekerja, belum menikah, dan di bawah usia 23 tahun,"
jelas Anggoro.
Ia mengatakan bahwa manfaat beasiswa ini naik signifikan, 1.350%, dari sebelumnya sebesar
Rp12 juta untuk satu orang anak, hingga menjadi maksimal Rp174 juta untuk dua orang anak.
"Semoga dengan adanya beasiswa ini dapat mendukung mereka dalam menjalani proses belajar
di sekolah, perguruan tinggi atau pelatihan," ujar Anggoro.
Anggoro menambahkan proyeksi total penerima manfaat beasiswa ini mencapai 10.451 anak,
dengan total nilai yang dikucurkan sebesar Rp115,64 miliar.
"Saya berharap agar pembayaran beasiswa yang sempat tertunda ini sesegera mungkin kami
tunaikan, paling lambat minggu pertama bulan Mei 2021 mendatang untuk mendukung
pendidikan anak peserta," tutur Anggoro.
135

