Page 141 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 APRIL 2021
P. 141
efektif pada 1 April 2021. Beleid itu menjadi aturan teknis dari Peraturan Pemerintah (PP)
82/2019, yang mengamanatkan pemberian beasiswa.
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menjelaskan bahwa terbitnya aturan itu membuat
kewajiban untuk memberikan beasiswa pendidikan kepada ahli waris peserta BPJS
Ketenagakerjaan dapat dilaksanakan. Hal itu pun berlaku beberapa waktu setelah terbitnya
Instruksi Presiden Republik Indonesia (Inpres) 2/2021 tentang Optimalisasi Pelaksanaan
Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.
Berdasarkan Permenaker tersebut, beasiswa pendidikan anak diberikan pada ahli waris peserta
BPJS Ketenagakerjaan yang mengalami risiko meninggal dunia, dan/atau kecelakaan kerja yang
berdampak cacat total tetap atau meninggal dunia.
Manfaat beasiswa itu diberikan untuk dua orang anak dengan nilai maksimal Rp174 juta, mulai
dari Taman Kanak-kanak (TK) hingga jenjang pendidikan Strata 1 (S1). Kriteria anak yang dapat
menerima beasiswa dinyatakan belum bekerja, belum menikah, dan di bawah usia 23 tahun.
"Permenaker Nomor 5 Tahun 2021 ini sangat dinantikan kehadirannya, karena merupakan
pemutakhiran dari 4 Permenaker dan 1 Keputusan Menaker yang sebelumnya mengatur
mekanisme pemberian manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan," ujar Ida dalam kegiatan
penyerahan beasiswa secara simbolis, Rabu (21/4/2021).
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Anggoro Eko Cahyo Anggoro menjelaskan bahwa proyeksi
total penerima manfaat beasiswa tersebut mencapai 10.451 anak. Adapun, total nilai yang
dikucurkan sebesar Rp115,64 miliar.
Manfaat yang diperoleh anak dari peserta pun naik signifikan, dari aturan sebelumnya sebesar
Rp12 juta per orang anak, menjadi maksimal Rp174 juta untuk dua orang anak. Keberadaan
beasiswa itu dihrapkan dapat mendukung para anak dalam menjalani proses belajar.
"Saya berharap agar pembayaran beasiswa yang sempat tertunda ini sesegera mungkin kami
tunaikan, paling lambat minggu pertama bulan Mei 2021 mendatang untuk mendukung
pendidikan anak peserta," ujar Anggoro dalam kesempatan yang sama.
140

