Page 328 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 APRIL 2021
P. 328

DISNAKER INGATKAN 7 RIBU PERUSAHAAN DI LAMPUNG BAYARKAN THR
              SEBELUM H-7

              TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui
              Disnaker mengingatkan kepada 7.000an perusahaan di bumi ruwai jurai untuk membayarkan
              Tunjangan Hari Raya (THR) satu minggu sebelum lebaran Idul Fitri 1442 hijrah (H-7).

              Hal  tersebut  disampaikan  oleh  Kadisnaker  Provinsi  Lampung  Agus  Nompitu  saat  ditemui
              Tribunlampung.co.id di ruang kerjanya, Rabu (21/4/2021). Adapun rujukan pemberian THR bagi
              karyawan itu tertuang di dalam SE Menaker Nomor M/6/HK.04/IV/2021.

              "Jadi  sudah  ada  SE  dari  Menaker  yang  disampaikan  dan  ditujukan  kepada  gubernur  untuk
              diinstruksikan kepada perusahaan untuk THR dibayarkan bagi pekerja, " kata Agus Didalam SE
              mendagri diminta kepada perusahaan untuk membayarkan THR tidak dicicil minimal H-7 sebelum
              lebaran.

              Kalau  ada  perusahaan  mengalami  persoalan  keuangan  maka  harus  disampaikan  kepada
              karyawan,  utamanya  untuk  mendiskusikan  laporan  keuangan  secara  transparan.  Tapi  tidak
              menghilangkan  untuk  membayarkan  THR  tersebut  dan  ini  harus  dibicarakan  dengan  serikat
              buruh. Maka dengan ditindaklanjuti SE Gubernur untuk disampaikan dan ditujukan kepada Bupati
              dan Walikota se Lampung.


              "Kita mendorong untuk melakukan pengawasan kepada perusahaan yang ada di daerah untuk
              membayarkan haknya para karyawan untuk mendapatkan THR, " kata Agus.


              Terhadap pemberian THR kepada pekerja tersebut juga diimbau kepada kepala daerah Bupati
              dan Walikota untuk membentuk posko THR. Sehingga jika ada keluhan dari karyawan maka bisa
              disampaikan secara gamblang.

              Adapun  satgas  pemantauan  THR  ini  dibentuk  kepada  semua  daerah  yang  dimulai  untuk
              pengaduan pada 20 April sampai dengan 20 Mei mendatang.


              "Kemarin  sudah  kita  bentuk  posko  pengaduan  THR  dan  sampai  hari  ini  belum  ada  yang
              mengadukan persoalan THR," kata Agus Dalam SE tidak boleh bagi perusahaan mencicil THR
              dengan standar pemberian THR untuk penuh satu bulan gaji jika sudah bekerja selama sekurang-
              kurangnya 1 tahun.


              Bagi  perusahaan  yang  tidak  membayarkan  THR  bagi  para  karyawan  atau  buruh  maka  ada
              sanksinya yang akan diterima.


              "Kalau ada indikasi perusahaan yang ngeyel maka diharapkan untuk mengedepankan mediasi
              antara perusahaan dan karyawan," ujar Agus.

              Dengan  harapan  untuk  mencari  jalan  keluarnya  atas  solusi  persoalan  tersebut.  Kemudian
              persoalan  THR  ini  juga  harus  menjadi  perhatian  khusus  dari  Apindo  karena  yang  mereka
              merupakan perpanjangan tangan dari perusahaan.


              Lalu  para  rekan-rekan  serikat  buruh  juga  berperan  penting  untuk  menyuarakan  hak  para
              karyawan. Karena mereka yang dekat dengan karyawan dan mereka yang harus pro aktif. (
              Tribunlampung.co.id / Bayu Saputra ) THR 2021 lainnya.

                                                           327
   323   324   325   326   327   328   329   330   331   332   333