Page 345 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 APRIL 2021
P. 345

Provinsi Sumatera Utara (DPW FSPMI Sumut) kembali menggelar aksi penolakan Undang Undang
              Cipta Kerja Nomor 11 Tahun 2021.

              Menurut Sekretaris DPW FSPMI Sumut, Tony Rickson Silalahi, KSPI di hari yang sama juga telah
              melakukan  aksi  serentak  di  24  Provinsi  dan  140  Kabupaten/Kota  di  Indonesia  mengusung
              tuntutan utama yakni Cabut Omnibuslaw dan agar Mahkamah Konstitusi membatalkan UU Cipta
              Kerja secara konstitusional.

              "Kami akan terus berjuang menolak UU yang memiskinkan dan mengibiri hak kaum buruh itu,
              cabut  UU  Cipta  Kerja  itu  merupakan  harga  mati  bagi  kami  kaum  buruh,"  kata  Tony  saat
              memimpin masa buruh FSPMI di titik kumpul, Lapangan Merdeka Medan, Rabu (21/4).

              Tony menyampaikan beberapa poin tuntutan lain yakni agar pengusaha mematuhi SE Menaker
              tentang THR bayar penuh dan tepat waktu, tetapkan Upah Minimum Sektoral bagi kaum buruh.
              Sedang untuk tuntutan daerah pihaknya mengusung beberapa tuntutan kasus perburuhan di
              antaranya  meminta  agar  DPRD  Sumut  dan  Disnaker  Sumut  menindak  tegas  pengusaha
              perkebunan PT Lonsum yang telah menggugat 21 buruhnya sebanyak Rp 2,2 miliar padahal para
              buruh tersebut di PHK sepihak tanpa pesangon.


              "Jika tidak diselesaikan persoalan buruhnya, kami akan aksi setiap Senin kalau bisa kami akan
              gelar aksi nginap di kantor PT Lonsum di Medan," tegas Tony.


              Lebih  lanjut  Tony  menyampaikan,  mengingat  demi  menjaga  protokol  kesehatan,  masa  aksi
              FSPMI  Sumut  hari  ini  sebanyak  40  orang  yang  merupakan  perwakilan  buruh  dari  beberapa
              perusahaan di Deliserdang dan Medan. Selain aksi lapangan yang akan dipusatkan di Kantor
              DPRD Sumut, para buruh menggelar aksi secara virtual.


              "Anggota  FSPMI  Sumut  lainnya  akan  menggelar  aksi  virtual  melalui  media  sosial,  yang
              dipusatkan di Gedung Mahkamah Konstitusi Jakarta dimulai hari ini pukul 10.00 WIB sampai
              12.00 WIB, semoga tuntutan buruh dikabulkan Hakim MK," pungkasnya.

              (RZD).
































                                                           344
   340   341   342   343   344   345   346   347   348   349   350