Page 80 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 APRIL 2021
P. 80

SIMAK BESARAN DAN KRITERIA PENERIMA BEASISWA ANAK PESERTA BPJS
              KETENAGAKERJAAN
              Ada  kabar  baik  dari  BPJS  Ketenagakerjaan  atau  BP  Jamsostek.  BPJS  Ketenagakerjaan
              memberikan  beasiswa  pendidikan  kepada  ahli  waris  peserta.  Ini  sesuai  dengan  Peraturan
              Pemerintah (PP) Nomor 82 Tahun 2019 Tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor
              44 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Program JKK JKM.

              Pembayaran beasiswa ini ditunaikan setelah aturan turunan dari PP Nomor 82 Tahun 2019 yaitu
              Peraturan  Menteri  Ketenagakerjaan  (Permenaker)  Nomor  5  Tahun  2021  tentang  Tata  Cara
              Penyelenggaraan Program JKK, JKM dan JHT, efektif berlaku pada 1 April 2021.

              Direktur  Utama  BPJS  Keternagakerjaan  Anggoro  mengatakan,  pihaknya  mengapresiasi  kerja
              keras  Kemenaker  dan  seluruh  Kementerian/Lembaga  yang  terlibat  dalam  penyusunan
              Permenaker Nomor 5 tahun 2021, sehingga kenaikan manfaatnya sangat dirasakan ahli waris
              peserta program JKK dan JKM.
              "Manfaat beasiswa ini naik signifikan, dari sebelumnya sebesar Rp 12 juta untuk satu orang anak,
              hingga menjadi maksimal Rp 174 juta untuk dua orang anak. Semoga dengan adanya beasiswa
              ini dapat mendukung mereka dalam menjalani proses belajar di sekolah, perguruan tinggi atau
              pelatihan," ujar Anggoro dalam konferensi virtual, Rabu (21/4/2021).
              Manfaat beasiswa ini diberikan untuk 2 orang anak dengan nilai maksimal Rp 174 juta, mulai
              dari Taman Kanak-kanak (TK) hingga jenjang pendidikan Strata 1 (S1). Kriteria anak yang dapat
              menerima beasiswa dinyatakan belum bekerja, belum menikah, dan di bawah usia 23 tahun.

              Ida  Fauziyah  dalam  kesempatan  tersebut  menjelaskan,  Permenaker  ini  mengatur  teknis
              pelaksanaan pemberian manfaat JKK, JKM dan JHT, dengan salah satunya adalah pembayaran
              beasiswa pendidikan bagi anak ahli waris peserta.

              Berdasarkan Permenaker tersebut, beasiswa pendidikan anak diberikan pada ahli waris peserta
              yang mengalami risiko meninggal dunia, dan atau kecelakaan kerja yang berdampak cacat total
              tetap atau meninggal dunia.

              "Permenaker  Nomor  5  Tahun  2021  ini  sangat  dinantikan  kehadirannya,  karena  merupakan
              pemutakhiran  dari  4  Permenaker  dan  1  Keputusan  Menaker  yang  sebelumnya  mengatur
              mekanisme pemberian manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan," kata Ida.

              Anggoro mengatakan realisasi beasiswa ini dilakukan paling lambat minggu pertama Mei 2021.
              Adapun proyeksi total penerima manfaat beasiswa ini mencapai 10.451 anak, dengan total nilai
              yang dikucurkan sebesar Rp 115,64 miliar.

              "Pembayaran beasiswa yang sempat tertunda ini sesegera mungkin kami tunaikan, paling lambat
              minggu pertama bulan Mei 2021 mendatang untuk mendukung pendidikan anak peserta," tutur
              Anggoro.

              Artikel  ini  telah  tayang  di  Kompas.com  dengan  judul  "  "  Penulis  :  Kiki  Safitri  Editor  :  Yoga
              Sukmana.












                                                           79
   75   76   77   78   79   80   81   82   83   84   85