Page 76 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 APRIL 2021
P. 76

BPJAMSOSTEK TARGET DANA PENDIDIKAN RP 115 M DITERIMA AHLI WARIS
              SEBELUM LEBARAN
              BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) menargetkan total dana sebesar Rp 115,64 miliar sampai
              kepada ahli waris peserta sebelum Lebaran tahun ini. Kucuran dana tersebut merupakan mandat
              pemerintah kepada BPJamsostek untuk memberikan beasiswa pendidikan ke ahli waris peserta.

              Hal tersebut tertuang dalam Pemerintah (PP) Nomor 82 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan
              Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaringan Kematian (JKM).

              Pembayaran beasiswa tersebut direalisasikan setelah aturan turunan dari PP 82/2019 terbit, yaitu
              Peraturan  Menteri  Ketenagakerjaan  (Permenaker)  Nomor  5  Tahun  2021  tentang  Tata  Cara
              Penyelenggaraan Program JKK, JKM dan JHT, yang berlaku efektif sejak 1 April 2021.

              Direktur  Utama  BPJamsostek,  Anggoro  Eko  Cahyo,  memproyeksi  total  penerima  manfaat
              beasiswa tersebut mencapai 10.451 anak, dengan total nilai yang dikucurkan sebesar Rp 115,64
              miliar. Seluruh dananya ditargetkan sampai ke ahli waris paling lambat pada pekan pertama
              bulan depan.

              "Saya berharap agar pembayaran beasiswa yang sempat tertunda ini sesegera mungkin kami
              tunaikan, paling lambat minggu pertama bulan Mei 2021 mendatang, sebelum Lebaran, untuk
              mendukung pendidikan anak peserta," ujar Anggoro dalam keterangannya, Kamis (22/4).

              Dia melanjutkan, Permenaker 5/2021 mengatur teknis pelaksanaan pemberian manfaat JKK, JKM
              dan JHT, salah satunya adalah pembayaran beasiswa pendidikan bagi anak ahli waris peserta.
              Berdasarkan Permenaker tersebut, beasiswa pendidikan anak diberikan pada ahli waris peserta
              yang mengalami risiko meninggal dunia, dan/atau kecelakaan kerja yang berdampak cacat total
              tetap atau meninggal dunia.

              Manfaat beasiswa ini diberikan maksimal Rp 174 juta untuk dua orang anak, meningkat dari
              aturan sebelumnya yang hanya Rp 12 juta untuk satu orang anak. Beasiswa itu mulai dari tingkat
              TK hingga S1.

              Adapun kriteria anak yang dapat menerima beasiswa dinyatakan belum bekerja, belum menikah,
              dan di bawah usia 23 tahun.

              "Manfaat beasiswa ini naik signifikan, 1.350 persen, dari sebelumnya sebesar Rp 12 juta untuk
              satu  orang  anak.  Semoga  dengan  adanya  beasiswa  ini  dapat  mendukung  mereka  dalam
              menjalani proses belajar di sekolah, perguruan tinggi atau pelatihan," jelasnya.

              Secara keseluruhan, Anggoro mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk memberikan pelayanan
              terbaik dengan cepat dan tetap sasaran agar kepercayaan masyarakat terus meningkat.

              "Tentunya dengan kesadaran berjaminan sosial yang tinggi, kami harapkan akan mengakselerasi
              tercapainya perlindungan menyeluruh bagi seluruh pekerja Indonesia," kata dia.

              Sementara  itu,  Menteri  Ketenagakerjaan  Ida  Fauziyah  mengatakan,  target  kucuran  dana
              pendidikan  itu  diharapkan  semakin  menumbuhkan  kepercayaan  bagi  masyarakat  kepada
              BPJamsostek. Sehingga semakin banyak pekerja yang menyadari pentingnya perlindungan sosial
              dari BPJamsostek.

              "Kesungguhan Pak Dirut dan jajarannya ini juga yang ditunggu para pekerja kita dan semakin
              banyak para pekerja yang mempercayakan jaminan sosial kepada BPJamsostek. Saya yakin para
              pekerja semakin lama semakin menyadari pentingnya dapat perlindungan dari BPJamsostek,"
              tambahnya.



                                                           75
   71   72   73   74   75   76   77   78   79   80   81