Page 438 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 AGUSTUS 2021
P. 438
Juru Bicara Manajemen PT OSS Tommy mengungkapkan, tindakan para TKA yang membunuh
serta menyantap daging buaya itu dilakukan secara spontan, karena mereka tidak tahu tentang
aturan perlindungan hewan.
"Jadi buaya tersebut akan dikonsumsi oleh mereka, dan untuk aturan buaya dilarang dibunuh
mereka tidak tahu. Kami pihak Manajemen PT OSS meminta maaf atas tindakan tersebut, dan
memastikan tindakan serupa tidak akan terjadi lagi," jelasnya.
Terkait foto TKA sedang menguliti buaya beredar di media sosial, kata Tommy, foto tersebut
diambil oleh karyawan lokal PT OSS, lalu disebarkan di media sosial karena dianggap unik.
"Pekerja juga yang foto spontan karena mungkin tidak pernah melihat hal tersebut, jadi difoto
dan disebar di medsos," terangnya.
Lebih lanjut Tommy menjelaskan, buaya itu dibeli para TKA yang bekerja di pabrik pemurnian
nikel dari masyarakat setempat.
Ia menambahkan, masyarakat menangkap buaya tersebut di sekitaran Sungai Pohara.
"Jadi TKA dapat buaya itu dari masyarakat yang menjual, di mana setelah masyarakat
menangkap buaya itu kemudian menawarkan kepada TKA," jelas Tommy.
Diberitakan sebelumnya, sejumlah tenaga kerja asing asal China yang bekerja di PT Obsidian
Stanless Steel (OSS), Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) sedang memotong buaya
untuk disantap viral di media sosial.
437

