Page 436 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 AGUSTUS 2021
P. 436
Ia berharap, masyarakat Pasbar yang sudah bekerja bisa ikut dalam program asuransi
ketenagakerjaan ini, karena kecelakaan kerja atau musibah bisa saja terjadi kapan pun.
Sementara itu, Kepala BPJS ketenagakerjaan Pasbar Eddy Febry menyampaikan terima kasih
kepada Pemerintah Daerah Pasaman Barat yang telah mendukung kegiatan itu. Ia menyebutkan
bahwa santunan tersebut diberikan setelah dua minggu peserta BPJS ketenagakerjaan
meninggal dunia.
"Hari ini kami bersama Bupati Pasaman Barat menyerahkan santunan kematian kepada dua
orang ahli waris peserta BPJS ketenagakerjaan yang suaminya meninggal dua minggu yang lalu.
Dua penerima ini suaminya bekerja sebagai pekerja bengkel las dan bengkel motor,"kata Eddy.
Ia menambahkan, di Pasaman Barat saat ini sebanyak 15 ribu peserta asuransi ketenagakerjaan
yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan Pasbar. Di antaranya ada yang bekerja di perusahaan
dan ada yang bekerja secara mandiri atau perorangan.
"Jadi, kelebihan ikut asuransi ketenagakerjaan ini antara lain yaitu memberikan perlindungan
kepada tenaga kerja dari resiko sosial, seperti kematian, kecelakaan kerja. Peserta sudah bisa
mendapatkan asuransi walaupun baru satu hari ikut sebagai peserta,"ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa saat ini Program asuransi BPJS ketenagakerjaan ada empat yakni,
jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua, dan jaminan pensiunan.
Dalam kesempatan itu dua ahli waris yang menerima asuransi adalah Emi Hayati dan Yuliarti.
Dibalik duka yang mendalam mereka masih menerima santunan dari BPJS ketenagakerjaan.
"Suami saya sebelumnya sudah ikut asuransi ini. ketika meninggal dunia saya dan anak saya
masih menerima santunan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan. Mudah-mudahan ini bisa
meringankan beban kami. Harapan kami semoga masyarakat Pasbar banyak yang ikut asuransi
ini,"kata Emi Hayati.
435

