Page 488 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 AGUSTUS 2021
P. 488

NGANGGUR, RATUSAN PMI DI BONDOWOSO NGEBET INGIN BALIK KE LUAR
              NEGERI
              Bondowoso : Sebanyak 211 Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Bondowoso ngebet
              ingin  kembali  bekerja  ke  luar  negeri.  Pasalnya,  pasca  dipulangkan  oleh  negara  tempatnya
              bekerja, mereka tidak memiliki pekerjaan di Bondowoso alias menganggur.

              Kondisi  tersebut  dijelaskan  oleh  Kepala  Dinas  Penanaman  Modal  Dan  Pelayanan  Satu  Pintu
              Tenaga  Kerja  (DPMPTSP  Naker)  Bondowoso,  Dra.  Nunung  Setianingsih,  M.M.,  Jumat,
              (27/08/2021).

              Nunung  menyebut  akan  mendukung  keinginan  para  PMI  tersebut.  Karena  mereka  adalah
              pahlawan devisa yang berjuang untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

              " Kalau saya sempat tanya salah satu orang, karena kebetulan di daerah Kecamatan Tegalampel,
              dia masih ingin kembali ke Malaysia, " paparnya.

              Dukungan itu akan diimplementasikan dengan berkoordinasi masing-masing kecamatan tempat
              PMI berasal, guna membahas evaluasi dan program pekerja migran yang tersebar di Malaysia,
              Singapura, Taiwan dan Hongkong tersebut.

              " Dari beberapa dari mereka yang dikirim kan tidak seluruh kecamatan ada warga yang bekerja
              ke luar negeri. Kita evaluasi dengan Pak Camat, bagaimana program mereka apakah kembali
              lagi," jelasnya.
              Selain itu, Nunung mengakui bahwa ada keinginan untuk berkoordinasi dengan negara-negara
              tempat  PMI  bekerja,  agar  menerima  mereka  kembali.  Namun,  upaya  tersebut  harus  melalui
              mekanisme birokrasi di berbagai sisi.

              "  Kita  di  provinsi  ada  Dinas  Tenaga  Kerja.  Kemudian  dari  sisi  perlindungan  Pekerja  Migran
              Indonesia, ada juga namanya BP2MI," imbuhnya.

              Ia  menambahkan,  selama  masa  pandemi  Covid-19,  belum  ada  warga  Bondowoso  yang
              mengajukan diri untuk bekerja di luar negeri. Namun, DPMPTSP sendiri telah mengirim sebanyak
              12 tenaga kerja ke sebuah perusahaan besar di Batam.

              " Kita kan kerjasama dengan PT. Epson di Batam. Jadi Kita kan harus bagaimana bisa ber-MoU
              dengan  perusahaan-perusahaan  sehingga  bisa  membantu  adik-adik  untuk  bisa  bekerja,"
              pungkasnya. (san).

























                                                           487
   483   484   485   486   487   488   489   490   491   492   493