Page 312 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 JULI 2021
P. 312

AIRLANGGA: PPKM DARURAT JANGAN DIJADIKAN ALASAN LAKUKAN PHK!

              Pihak pengusaha diminta tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada buruh atau
              karyawan selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

              "Kita mengingatkan kepada pengusaha bahwa PPKM ini baru berlangsung dalam dua minggu.
              Dan kalau melakukan PHK hanya dalam waktu dua minggu ini menurut saya bukan sesuautu
              yang  sesuai,"  tegas  Menteri  Koordinator  Bidang  Perekonomian  Airlangga  Hartarto  dalam
              konferensi pers di Jakarta, Jumat (9/7/2021).

              Airlangga mengatakan tidak semua sektor bisnis di masa PPKM darurat ini dilarang beroperasi.
              Namun sektor bisnis esensial dan kritikal masih diperbolehkan untuk beraktivitas.

              "Karena sektor esensial tentu dapat beroperasi. Sementara tentu sektor-sektor lain akan kita
              lihat secara kasus per kasus. Jadi Kalau melakukan PHK karena PPKM darurat menurut saya ini
              hanya sesuatu hal yang bukan pada tempatnya," tambahnya.

              Sebelumnya  Menteri  Ketenagakerjaan,  Ida  Fauziyah  mengatakan  semua  pihak  harus
              mengupayakan agar dalam situasi ini tidak terjadi pemutusan hubungan kerja antara pengusaha
              dan pekerja.

              "Saya  menekankan,  jangan  ada  pihak  yang  memperburuk  atau  menambah  masalah
              ketenagakerjaan selama PPKM Darurat," ucap Ida.Menurutnya, baik pengusaha maupun buruh
              serta serikat hendaknya sama-sama memahami situasi saat ini dengan bijaksana.
              "Kita semua mengetahui bahwa kondisi saat ini tidak mudah bagi pekerja/buruh dan pengusaha.
              Justru itulah solusi yang terbaik, selalu mengedepankan dialog tripartit antara pengusaha, buruh,
              dan pemerintah," jelasnya.









































                                                           311
   307   308   309   310   311   312   313   314   315   316   317