Page 38 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 JULI 2021
P. 38

PEMERINTAH BERSIAP KUCURKAN LAGI BANTUAN SUBSIDI UPAH

              Pemerintah  berencana  untuk  menjalankan  kembali  program  Bantuan  Subsidi  Upah  (BSU)
              menyusul  penerapan  kebijakan  Pemberlakuan  Pembatasan  Kegiatan  Masyarakat  (PPKM)
              Darurat. Saat ini, program yang menjadi bagian dari bentuk perlindungan sosial (perlinsos) bagi
              masyarakat itu masih dalam tahap penyusunan di jajaran kementerian/lembaga (K/L).

              "Masih digodog, nanti kalau sudah selesai kami infokan," ucap Sekretaris Jenderal Kementerian
              Ketenagakerjaan Anwar Sanusi saat dihubungi Investor Daily, Senin (19/7). Program bantuan
              subsidi ini sebenarnya sudah berjalan di 2020 namun pada awal 2021 pemerintah memutuskan
              untuk tidak melanjutkan program tersebut Presiden Joko Wldodo (Jokowi) pada Selasa (20/7)
              malam mengumumkan perpanjangan masa penerapan PPKM Darurat hingga 25 Juli mendatang.
              Sebelumnya, PPKM Darurat ini telah diberlakukan mulai 3 Juli hingga 20 Juli 2021.

              Anwar belum merinci skema yang akan dijalankan untuk program BSU 2021. Bila melihat skema
              yang berjalan di 2020, BSU diberikan untuk pekerja yang berpenghasilan di bawah Rp 5 juta.
              Kala itu, bantuan yang diberikan sebesar Rp 600 ribu per bulan selama empat bulan dengan
              termin penyaluran dua kali. "(Skema BSU 2021) sedang dibahas," imbuh Anwar.

              Senada dengan Anwar, Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata
              mengatakan, pemerintah masih melakukan pembahasan lebih lanjut mengenai program BSU.
              "Rencana tersebut masih dibahas," imbuh Isa.

              Program BSU ini juga sempat muncul dalam paparan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati
              saat konferensi pers PPKM Darurat Sabtu (17/7) laliL Ia mencantumkan Program Prakerja dan
              BSU untuk mendukung tenaga kerja dengan tambahan keterangan, "akan disinergi-kan dengan
              rencana bantuan upah".

              Hanya  saja,  Sri  Mulyani  belum  menjelaskan  soal  BSU  ini,  termasuk  skema  dan  bentuk
              pelaksanaannya. Ia hanya mengungkapkan soal Program Kartu Prakerja yang anggarannya akan
              ditambah sebesar Rp 10 biliun menjadi Rp 30 triliun, sehingga ada tambahan kuota 2,8 juta
              peserta menjadi 8,4 juta peserta.

              Sebelumnya  Menteri  Ketenagakerjaan  Ida  Fauziyah  mengatakan,  program  BSU  memberikan
              kontribusi  0,20%  terhadap  pertumbuhan  ekonomi  atau  produk  domestik  bruto  (PDB)  2020.
              Program tersebut diberikan untuk 12.265.437 orang dari target awal 15 juta tenaga kerja dengan
              anggaran  Rp  29,4  triliun.  Namun,  saat  itu  ada  sejumlah  orang  yang  tidak  sesuai  dengan
              persyaratan yang diberikan oleh pemerintah.

              "Hasil penghitungan kualitatif yang dilakukan Puslitbang (Pusat Penelitian dan Pengembangan)
              Kemenaker menunjukkan program BSU ini meningkatkan pertumbuhan ekonomi 0,2%," ucap
              Ida Fauziyah.

              Lindungi Rakyat
              Sementara itu, Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia (Aspek Indonesia) meminta pemerintah untuk
              mempertimbangkan  kembali  rencana  memperpanjang  Pemberlakuan  Pembatasan  Kegiatan
              Masyarakat  (PPKM)  Darurat  hingga  akhir  Juli  2021.  Menurut  Aspek,  jangan  memperpanjang
              PPKM Darurat, kecuali pemerintah siap memberikan bantuan pangan yang mencukupi kepada
              rakyat menengah bawah yang terdampak.

              "Pandemi  Covid-19  dan  segala  dampaknya  memang  sangat  berat.  Pemerintah  tetap
              berkewajiban untuk melindungi seluruh rakyatnya agar tidak jatuh pada jurang kemiskinan dan
              mengalami kelaparan," ucap Presiden Aspek Indonesia Mirah Sumirat dalam siaran pers yang
              diterima, Senin (19/7).


                                                           37
   33   34   35   36   37   38   39   40   41   42   43