Page 284 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 MEI 2021
P. 284

"Evaluasi  dilakukan  untuk  melihat  perkembangan  tindak  lanjut  penanganan  pengaduan  oleh
              daerah. Serta untuk merumuskan rencana tindak lanjut dan rekomendasi pengenaan sanksi,"
              ucap Ida dalam konferensi pers secara virtual pada Rabu (12/5).

              Ia  mengatakan,  kondisi  pembayaran  THR  berbeda  antara  tahun  2020  dan  2021.  Pada  saat
              pembayaran THR tahun 2020 dampak pandemi Covid-19 begitu terasa bagi dunia usaha dan
              industri,  sehingga  pemerintah  memberikan  batas  toleransi  sampai  akhir  2020.  Akibatnya
              pengaduan THR 2021 lebih banyak dibadingkan tahun lalu.

              "Kalau  dilihat  dari  jumlah  tahun  2020  ada  pengaduan  sebanyak  683  aduan  dan  75%
              melaksanakan pembayaran baik yg terlambat bayar, tertunda dan menyepakati sesuai maupun
              tidak sesuai dengan ketentuan THR," kata Ida.

              Sedangkan berdasarkan data dari posko THR Keagamaan 2021, jumlah laporan sejak 20 April
              hingga 12 Mei tercatat 2.897 laporan yang terdiri atas 692 konsultasi THR dan 2.205 pengaduan
              THR.
              "Dari data tersebut, setelah diverifikasi dan divalidasi dengan melihat aspek kelengkapan data,
              duplikasi aduan dan repetisi yang melakukan pengaduan, maka diperoleh data aduan sejumlah
              977," ucap Ida.

              Ida mengatakan, 350 dari 977 aduan yang diterima Posko THR 2021, sudah dikirim ke daerah
              untuk menjadi perhatian Disnaker di 21 provinsi. Sisanya akan dilanjutkan setelah perayaan Idul
              Fitri 1442 H.

              Dalam proses penyelesaian aduan tersebut, kata Menaker, akan dilakukan pemeriksaan oleh
              pengawas ketenagakerjaan. Setelah itu diberikan nota pemeriksaan sebanyak dua kali dengan
              jangka waktu 30 hari.

              "Setelah itu baru bisa diberikan rekomendasi sanksi. Jadi, kalau dihitung-hitung tiga sampai 14
              hari  dikali  dua,  sekitar  30  hari  untuk  penyelesaian,"  tutur  Ida.  Editor  :    Nasori
              (nasori@investor.co.id).





































                                                           283
   279   280   281   282   283   284   285   286   287   288   289