Page 304 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 MEI 2021
P. 304

POSKO THR KEMNAKER FOKUS TANGANI 977 ADUAN

              INFO NASIONAL - Sehari menjelang perayaan Idul Fitri 1442 H, Menteri Ketenagakerjaan Ida
              Fauziyah  memberikan  penjelasan  terkait  perkembangan  Posko  Tunjangan  Hari  Raya  (THR)
              Keagamaan 2021 secara virtual.

              Dari  data  yang  terhimpun,  Posko  THR  Keagamaan  sejak  20  April  hingga  12  Mei  2021  telah
              menerima  2.897  laporan.  Laporan  tersebut  terdiri  dari  692  konsultasi  dan  2.205  pengaduan
              terkait THR.

              "Dari data tersebut setelah diverifikasi dan validasi dengan melihat aspek kelengkapan data,
              duplikasi aduan dan repetisi yang melakukan pengaduan, maka diperoleh data aduan sejumlah
              977," ujar Menaker Ida dalam konferensi pers, di Jakarta, Rabu, 12 Mei 2021.

              Lebih rinci, Ida menguraikan 350 dari 977 aduan yang diterima Posko THR 2021, sudah dikirim
              ke  daerah  untuk  ditindaklanjuti  Disnaker  di  21  provinsi.  Sisanya  akan  dilanjutkan  setelah
              perayaan Idul Fitri 1442 H besok.

              Proses  penyelesaian  aduan,  kata  Ida,  nanti  akan  dilakukan  pemeriksaan  oleh  pengawas
              ketenagakerjaan. Setelah itu diberikan nota pemeriksaan sebanyak 2 kali dengan jangka waktu
              30 hari.

              "Setelah itu baru bisa diberikan rekomendasi sanksi. Jadi kalau dihitung-hitung 3 sampai 14 hari
              dikali dua, sekitar 30 hari untuk penyelesaian," kata Ida.
              Pihaknya memberikan apresiasi kepada para Kadisnaker yang bereaksi cepat untuk memproses
              secara  cepat  aduan,  sehingga  tak  membutuhkan  waktu  hingga  30  hari,  sesuai  batas  waktu
              maksimal.

              Ada lima isu esensial dalam konsultasi yang dilaporkan masyarakat ke Posko THR 2021. Isu
              tersebut antara lain THR bagi pekerja yang mengundurkan diri, THR bagi pekerja yang selesai
              kontrak  kerjanya,  THR  bagi  pekerja  yang  dirumahkan,  perhitungan  THR  bagi  pekerja  yang
              upahnya disesuaikan pada masa pandemi.

              "Dan kelima, THR bagi pekerja yang berstatus hubungan kemitraan," ucap Ida.

              Kemnaker juga mengungkapkan ada lima isu besar pengaduan yang dilaporkan masyarakat ke
              Posko  THR  2021.  Pertama,  THR  dibayar  dicicil  oleh  perusahaan.  Kedua,  THR  dibayarkan  50
              persen (20-50 persen). Ketiga, THR dibayar tidak penuh karena ada pemotongan gaji. Keempat,
              THR tidak dibayarkan 1 bulan gaji. "Dan kelima, THR tidak dibayar karena Covid-19," kata Ida
              Atas berbagai pengaduan tersebut, lanjut Ida, Kemnaker telah melakukan berbagai langkah.
              Langkah  tersebut  dimulai  dari  tahap  verifikasi  dan  validasi  data  dan  informasi,  dilanjutkan
              berkoordinasi dengan Disnaker daerah dan instansi terkait.
              "Langkah  berikutnya,  menurunkan  tim  pengawas  ketenagakerjaan  dan  merumuskan
              rekomendasi  sanksi  terhadap  ketidakpatuhan," kata  Ida  didampingi  Sekjen  Kemnaker  Anwar
              Sanusi dan Dirjen Binwasnaker & K3 Haiyani Rumondang, Dirjen PHI & Jamsos Indah Anggoro
              Putri, dan Kepala Barenbang Kemnaker Bambang Satrio Lelono.

              Ida Fauziyah menambahkan, direncanakan pada pekan pertama setelah Hari Raya Idul Fitri,
              pihaknya  akan  menggelar  rapat  koordinasi  dengan  mengundang  seluruh  Kepala  Dinas
              Ketenagakerjaan Provinsi/Kabupaten/Kota dan Tim Posko THR untuk melakukan evaluasi tindak
              lanjut laporan.






                                                           303
   299   300   301   302   303   304   305   306   307   308   309