Page 433 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 MEI 2021
P. 433

ADUAN SOAL THR 2021 TERUS NAIK JELANG IDUL FITRI, TOTAL ADA 2.897
              LAPORAN
              Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah mengatakan, berdasarkan laporan posko THR
              keagamaan, sejak 20 April hingga 12 Mei tercatat 2.897 laporan. Laporan tersebut terdiri dari
              692 konsultasi tentang THR dan 2.205 pengaduan THR.

              "Dari data tersebut setelah dilakukan verifiaksi dan validasi dengan melihat aspek kelengkapan
              data, juga melihat adanya duplikasi aduan makanya diperoleh data aduan sebanyak 977 aduan,"
              ujarnya, Jakarta, Rabu (12/5).

              Ida mengatakan, ada 5 topik besar aduan THR tahun ini. Pertama adalah THR bagi pekerja yang
              mengundurkan  diri.  Kedua,  THR  bagi  pekerja  yang  selesai  kontrak  kerja.  Ketiga,  THR  bagi
              pekerja yang dirumahkan.

              Keempat, perhitungan THR bagi pekerja yang upahnya disesuaikan pada masa pandemi. Serta
              kemudian yang terakhir paling besar diadukan adalah THR bagi pekerja yang bersifat kemitraan,
              misalnya taksi online.

              Sementara  itu, keluhan aduan  yang  disampaikan  masyarakat  di  antaranya  adalah THR  yang
              dibayar  dicicil,  THR  hanya  diberikan  sebanyak  50  persen.  Lalu  THR  tidak  penuh  akibat
              pemotongan gaji, kemudian jumlahnya tidak dibayarkan 1 bulan gaji. Teakhir, THR tidak dibayar
              karena Covid-19.

              "Atas  pengaduan  tersebut,  pemerintah  mengambil  langkah  verifikasi  dan  validasi  data
              berkoordinasi dengan disnaker setempat dan instansi terkait," kata Ida.

              Reporter: Anggun P. Situmorang Sumber: Merdeka.com Kementerian Ketenagakerjaan sejak 20
              April  hingga  10  Mei,  berhasil  mencatat  ada  2.278  laporan  ke  Posko  THR  Keagamaan  2021
              Kemnaker. Jumlah tersebut terdiri dari 692 konsultasi THR dan 1586 pengaduan THR.

              Menteri  Ketenagakerjaan  Ida  Fauziyah  menyebut  ada  5  topik  konsultasi  yang  dilaporkan
              masyarakat ke Posko THR 2021. Pertama, THR bagi pekerja yang masa kerjanya selesai. Kedua,
              THR  bagi  pekerja  yang  di-PHK.  Ketiga,  THR  bagi  pekerja  yang  mengundurkan  diri  (resign).
              Keempat, THR bagi pekerja kemitraan.

              Sedangkan beberapa topik pengaduan yang masuk ke Posko THR 2021 yakni THR dibayar dicicil
              oleh perusahaan, THR dibayarkan 50 persen (50-20 persen), THR dibayar tidak penuh karena
              ada pemotongan gaji, THR tidak dibayarkan 1 bulan gaji atau THR tidak dibayar karena COVID-
              19  Lanjut  Menaker  menjelaskan,  atas  berbagai  pengaduan  tersebut,  pemerintah  melalui
              Kemnaker  telah  mengambil  empat  Langkah  yaitu  verifikasi  data  internal,  kordinasi  dengan
              Disnaker daerah, menurunkan tim pengawas, proses dialog dan kesepakatan penyelesaian.

              "Semoga upaya yang kita lakukan akan semakin memastikan para pekerja/buruh bisa merayakan
              lebaran dengan khidmat dan tentunya selalu berpedoman pada prokes covid 19," ujarnya.

              Dalam kesempatan tersebut, Menaker Ida juga menerima laporan dari Posko THR 2021 Disnaker
              Tangerang yang dipaparkan oleh Bupati Tangerang, Ahmad Zaki Iskandar. Selama 13 hari (28
              April hingga 11 Mei 2021) tercatat ada 278 laporan konsultasi dan pengaduan pembayaran THR.

              "Jumlah  tersebut  terbagi  atas  166  konsultasi  THR  dan  99  pengaduan  THR,  "  ujar  Bupati
              Tangerang, Zaki Iskandar.
              Bupati  Tangerang  mengatakan,  berdasarkan  laporan  Tim  Posko  THR  2021,  sebanyak  182
              laporan atau sekitar 66 persen, topik terkait konsultasi dan pengaduan THR sudah ditindaklanjuti
              dan diselesaikan.

                                                           432
   428   429   430   431   432   433   434   435   436   437   438