Page 435 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 MEI 2021
P. 435
Judul DPR: Jangan Sampai Perusahaan Pura-pura Tidak Mampu Bayar THR
Nama Media kompas.com
Newstrend Aturan THR 2021
Halaman/URL https://money.kompas.com/read/2021/05/12/142325126/dpr-jangan-
sampai-perusahaan-pura-pura-tidak-mampu-bayar-thr
Jurnalis Kiki Safitri
Tanggal 2021-05-12 14:23:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
neutral - Abdul Muhaimin Iskandar (Wakil Ketua DPR RI Bidang Wakil Ketua DPR RI Bidang
Korkesra) Adanya THR bisa sangat membantu pemenuhan kebutuhan pegawai menjelang
Lebaran
neutral - Abdul Muhaimin Iskandar (Wakil Ketua DPR RI Bidang Korkesra) Tapi jangan sampai
perusahaan sebenarnya mampu membayar, tapi pura-pura tidak mampu, dan jadikan pegawai
sebagai aset perusahaan. Bila pegawai merasa senang, nyaman maka pasti bekerjanya juga
akan semangat sehingga lebih produktif
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Kami mendapat laporan sudah banyak
perusahaan yang membayar THR. Kita beri apresiasi kepada perusahaan yang sudah bayar THR
Ringkasan
Menjelang Idul Fitri 2021, sejumlah perusahaan dilaporkan belum membayarkan tunjangan hari
raya ( THR ) kepada para pegawainya. Hal ini tercermin dari laporan pengaduan terkait THR di
Posko THR Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) hingga 10 Mei 2021. Berdasarkan
laporan Posko THR Keagamaan 2021 Kemenaker sejak 20 April hingga 10 Mei, terdapat 2.278
laporan, terdiri dari 692 konsultasi THR dan 1.586 pengaduan THR.
DPR: JANGAN SAMPAI PERUSAHAAN PURA-PURA TIDAK MAMPU BAYAR THR
JAKARTA, - Menjelang Idul Fitri 2021, sejumlah perusahaan dilaporkan belum membayarkan
tunjangan hari raya ( THR ) kepada para pegawainya. Hal ini tercermin dari laporan pengaduan
terkait THR di Posko THR Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) hingga 10 Mei 2021.
Berdasarkan laporan Posko THR Keagamaan 2021 Kemenaker sejak 20 April hingga 10 Mei,
terdapat 2.278 laporan, terdiri dari 692 konsultasi THR dan 1.586 pengaduan THR.
434

