Page 549 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 MEI 2021
P. 549
Situasi ini, lanjut Said Iqbal, diperparah dengan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR)
Keagamaan yang jauh panggang dari api. Pernyataan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dia
sebut hanya lip services. Sanksi yang diberikan kepada perusahaan yang tidak membayar THR
sesuai ketentuan sejauh ini hanya retorika.
KEDATANGAN TKA PAKAI PESAWAT CARTER DISEBUT MELUKAI BURUH DALAM
NEGERI
Jakarta: Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai masuknya
Tenaga Kerja Asing (TKA) Tiongkok dan India yang masuk ke Indonesia dengan menggunakan
pesawat carter telah melukai buruh dalam negeri.
Ia mengatakan, di tengah pelarangan mudik yang mengakibatkan puluhan juta buruh tidak bisa
pulang ke kampung halamannya, rasa keadilan kaum buruh tercederai dengan maraknya TKA
Tiongkok dan India bisa masuk ke Indonesia bak melenggang kangkung.
"Ibaratnya buruh dikasih jalan tanah yang becek, tetapi TKA diberi karpet merah dengan
penyambutan yang gegap gempita atas nama industri strategis," kata Said Iqbal dalam
kterangan tertulis, Selasa, 11 April 2021.
Situasi ini, lanjut Said Iqbal, diperparah dengan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR)
Keagamaan yang jauh panggang dari api. Pernyataan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dia
sebut hanya lip services. Sanksi yang diberikan kepada perusahaan yang tidak membayar THR
sesuai ketentuan sejauh ini hanya retorika.
"Padahal buruh yang mudik tidak mencarter pesawat, tetapi membeli sendiri bensin motor dan
makannya, di saat sebagian dari mereka uang THR-nya tidak dibayar penuh oleh pengusaha,"
ucapnya.
Menurutnya, kedatangan TKA dari Tiongkok dan India juga semakin menegaskan bahwa
Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja, khususnya klaster ketenagakerjaan bertujuan
memudahkan masuknya TKA yang kemudian mengancam lapangan pekerjaan pekerja lokal.
Padahal saat ini, rakyat Indonesia justru lebih membutuhkan pekerjaan, karena banyak yang
terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akibat pandemi.
"Tadinya TKA yang masuk ke Indonesia harus mendapatkan izin tertulis dari menteri
ketenagakerjaan, sehingga TKA tidak mungkin bisa masuk ke Indonesia kalau belum mendapat
surat izin tertulis," ujarnya.
Namun faktanya, saat ini TKA yang masuk ke Indonesia tidak perlu menunggu memegang surat
izin tertulis dari Menteri Tenaga Kerja, tetapi cukup si perusahaan pengguna TKA melaporkan
rencana kedatangan TKA tersebut (RPTKA).
Adapun di tengah polemik larangan mudik yang sedang gencar-gencarnya disosialisasikan oleh
pemerintah, penerbangan maskapai Lion Air dengan rute Wuhan ke Jakarta malah sama sekali
tidak dipermasalahkan.
Penerbangan maskapai Lion Air dengan rute Wuhan ke Bandara Soekarno Hatta (Soetta/CGK),
Jakarta, bukan penerbangan berjadwal atau reguler, melainkan carter.
"Penerbangan internasional rute Wuhan-CGK yang dilayani oleh Lion Air, kami pastikan bahwa
penerbangan tersebut merupakan penerbangan yang dilakukan dengan sistem carter, bukan
berjadwal," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto dalam
keterangan resmi dilansir dari Mediaindonesia.com .
548

