Page 554 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 MEI 2021
P. 554
Untuk bisa kembali melakukan penempatan PMI di Taiwan, angka pertambahan kasus Covid-19
di Indonesia harus berada di bawah 5.000 orang per hari selama 7 hari berturut-turut
"Alhamdulillah pada 9 Mei kemarin jumlahnya terus turun menjadi 3.922 kasus baru Covid-19
[per hari]. Jika angka ini dapat terus kita tekan, maka penempatan PMI ke Taiwan dapat segera
dibuka kembali," kata Ida dalam keterangan resmi, Selasa (11/5/2021).
Ida mengatakan ketentuan pembukaan penempatan PMI ke Taiwan tersebut mengacu pada
pertemuan MOL Taiwan dengan Central Epidemic Command Center (CECC).
Selain pengendalian angka penambahan kasus, Ida mengatakan penempatan PMI ke Taiwan
diikuti pula dengan pembaharuan standar operasional prosedur (SOP) penempatan PMI pada
masa adaptasi kebiasaan baru ke Taiwan. SOP ini memuat penerapan protokol Kesehatan secara
ketat sebelum calon PMI (CPMI) berangkat ke luar negeri.
"Apabila kondisi yang dipersyaratkan Taiwan telah terpenuhi, maka Kemenaker akan segera
menginformasikan kepada otoritas Taiwan sebagai dasar untuk membuka kembali penempatan
PMI ke Taiwan," lanjutnya.
Untuk mempersiapkan rencana pembukaan penempatan ini, Ida telah meminta Perusahaan
Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) untuk mempersiapkan diri dengan SOP baru.
"Saya akan menindak tegas P3MI apabila tidak menjalankan penempatan sebagaimana diatur
dalam SOP tersebut, termasuk BLKLN [Balai Latihan Kerja Luar Negeri] yang tidak disiplin dan
tidak mentaati SOP pada saat melatih para pencari kerja yang akan bekerja ke luar negeri," kata
Ida.
553

