Page 20 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 MEI 2021
P. 20

"Para  pekerja  yang  merasa  tidak  mendapatkan  THR  sesuai  dengan  ketentuan  dapat  segera
              melaporkan permasalahannya ke posko terdekat. Setiap permasalahan pasti kita tindaklajuti dan
              mencari solusi yang terbaik bagi pekerja maupun pengusaha," kata Sekjen Kemnaker Anwar
              Sanusi, dikutip dari keterangan resminya, Minggu (9/5/2021).

              Anwar mengatakan pemerintah telah mendirikan posko-posko THR di tingkat pusat dan posko
              THR  di  daerah  yang  tersebar  34  provinsi  dan  kabupaten/kota  di  seluruh  Indonesia.  Posko
              didirikan untuk memberikan pelayanan informasi, konsultasi, dan pengaduan atas pelaksanaan
              pembayaran THR.

              "Keberadaan posko THR keagamaan ini merupakan bentuk fasilitas pemerintah agar hak pekerja
              atau buruh untuk mendapatkan THR keagamaan benar-benar bisa dibayarkan sesuai ketentuan
              yang ada," jelasnya.

              Berdasarkan  laporan  Posko  Tunjangan  Hari  Raya  (THR)  Keagamaan  2021,  Kementerian
              Ketenagakerjaan tercatat ada 1.860 laporan yang masuk di Posko THR selama kurun 20 April-7
              Mei 2021. Jumlah tersebut terdiri dari 684 konsultasi THR dan 1.176 pengaduan THR.

              "Saat  ini  kita  masih  terus  memilah  dan  mensortir  kelengkapan  setiap  data  pengaduan  yang
              masuk untuk mempercepat penyelesaian kasusnya. Kita juga terus berkoordinasi dengan dinas-
              dinas tenaga kerja di daerah untuk menyelesaikan pengaduan pembayaran THR," tambahnya.
              Ada berbagai kategori sektor usaha yang masuk dalam laporan posko THR 2021 di antaranya
              adalah ritel, jasa keuangan dan perbankan, konstruksi, manufaktur, migas, alat kesehatan, serta
              industri makanan dan minuman.

              Beberapa permasalahan pembayaran THR yang diadukan antara lain THR tidak dibayar sama
              sekali, dibayar sebagian, dibayar bertahap dengan kesepakatan atau tanpa kesepakatan, dibayar
              bukan dalam bentuk uang, dan perusahaan tidak mampu karena terdampak pandemi Covid-19.









































                                                           19
   15   16   17   18   19   20   21   22   23   24   25