Page 225 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 MEI 2021
P. 225

yang telah dibentuk. Mereka juga diminta tak segan memberikan sanksi sesuai kewenangannya
              bila terjadi pelanggaran aturan THR.
              "Sebelumnya kita konsentrasi pada layanan informasi dan konsultasi terkait THR, maka sekarang
              kita perkuat aspek pengawasan dan penegakan hukum terhadap pelanggaran aturan THR," kata
              Menaker Ida di Jakarta, pada Jumat (7/5/2021), dilansir dari laman Kontan.co.id.

              Posko Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan 2021 Kementerian Ketenagakerjaan mencatat,
              ada 1.569 laporan yang masuk di Posko THR selama kurun waktu 20 April s.d 6 Mei 2021. Jumlah
              tersebut terdiri dari 670 konsultasi THR dan 899 pengaduan THR.

              Ada berbagai kategori sektor usaha yang masuk dalam laporan posko THR 2021 di antaranya
              adalah  ritel,  jasa  keuangan  dan  perbankan,  konstruksi,  manufaktur,  migas,  alat  kesehatan,
              industri makanan dan minuman, dan sebagainya.

              Beberapa permasalahan aduan antara lain THR tidak dibayar sama sekali, dibayar sebagian,
              dibayar bertahap dengan kesepakatan atau tanpa kesepakatan, dibayar bukan dalam bentuk
              uang, dan ada pula perusahaan tidak mampu karena terdampak pandemi Covid-19.

              Sekjen  Kemnaker  Anwar  Sanusi  mengatakan,  Kemnaker  mengerahkan  Pengawas
              Ketenagakerjaan  yang  berada  di  tingkat  pusat  dan  daerah  untuk  mengawasi  pelaksanaan
              pembayaran THR.

              "Kita langsung menidaklanjuti pengaduan dalam Posko THR secara periodik, kemudian langsung
              berkoordinasi  dengan  dinas-dinas  ketenagakerjaan  untuk  memerintahkan  pengawas
              ketenagakerjaan melakukan pemeriksaan pelaksanaan THR," terangnya.

              Sekjen Anwar juga menyampaikan, bagi perusahaan yang terdampak Covid-19 dan tidak mampu
              memenuhi pembayaran THR, didorong untuk melakukan dialog untuk pelaksanaan pembayaran
              THR keagamaan dengan tetap mengacu pada peraturan perundangan.

              Dia juga mengingatkan Pengawas Ketenagakerjaan di setiap provinsi, jika terdapat perusahaan
              yang  tidak  mampu  membayarkan  THR  tujuh  hari  sebelum  hari  raya,  maka  harus  ada
              kesepakatan tertulis bipartit antara pengusaha dan pekerja untuk jangka waktu pembayarannya.

              Sebab, terdapat denda bagi pengusaha yang terlambat membayar THR keagamaan sebesar 5
              persen dari total THR yang harus dibayar terhitung sejak berakhirnya batas waktu kewajiban
              pengusaha untuk membayar.
              Selain itu, pengusaha yang tidak membayar THR dikenakan beberapa sanksi administratif sesuai
              ketentuan  peraturan  perundang-undangan.  Di  antaranya  dapat  berupa  teguran  tertulis,
              pembatasan kegiatan usaha, penghentian sementara sebagian atau seluruh alat produksi, serta
              pembekuan kegiatan usaha.



















                                                           224
   220   221   222   223   224   225   226   227   228   229   230