Page 30 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 MEI 2021
P. 30
Judul Tunda Mudik, Covid-19 Masih Ganas
Nama Media Ekonomi Neraca
Newstrend Larangan Mudik Lebaran 2021
Halaman/URL Pg2
Jurnalis Opini
Tanggal 2021-05-10 05:40:00
Ukuran 140x192mmk
Warna Hitam/Putih
AD Value Rp 9.800.000
News Value Rp 29.400.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Pandemi Covid-19 belum berakhir, Covid-19 juga masih ganas, sehingga tak ada pilihan lain
selain menerapkan protokol kesehatan dan menunda mudik lebaran tahun 2021. Tak henti-
hentinya Doni Monardo selaku Ketua Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19
mengingatkan kepada masyarakat soal larangan mudik Lebaran 2021.
TUNDA MUDIK, COVID-19 MASIH GANAS
Pandemi Covid-19 belum berakhir, Covid-19 juga masih ganas, sehingga tak ada pilihan lain
selain menerapkan protokol kesehatan dan menunda mudik lebaran tahun 2021. Tak henti-
hentinya Doni Monardo selaku Ketua Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19
mengingatkan kepada masyarakat soal larangan mudik Lebaran 2021.
Pada tanggal 1 Mei 2021 lalu, Doni telah melakukan peninjauan di lokasi pos penyekatan di
Gerbang Tol Palimanan untuk memantau warga yang mudik. Doni juga meminta kepada para
petugas untuk menjaga ketat setiap kendaraan yang lewat. Secara tegas, Doni mengatakan
bahwa adanya pengetatan mudik Lebaran tahun 2021 ini, bertujuan untuk mencegah penularan
virus Corona yang menyebabkan Co-vid-19 di Indonesia. Dirinya juga meminta agar menjaga
tren baik yang sudah ada dalam menangani pandemi. Doni juga mewanti-wanti agar petugaspos
penyekatan mudik yang berjaga dapat diatur dengan baik. Ia berpesan jangan sampai ada posko
yang kosong dan harus dijaga selama 24 jam.
Satgas Covid-19 juga telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 beserta adendum-
nya mengenai pengetatan persyaratan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) selama II-14
peniadaan mudik (22 April-5 Mei 2021 dan H+7 peniadaan mudik (18 Mei-24 Mei 2021). Hal
serupa juga diungkapkan oleh Ida Fauziyah selaku Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) dirinya
meminta agar para pekerja migran Indonesia (PMI) yang sedang berada di negara-negara
penempatan untuk menunda mudik pada Lebaran tahun ini. Ida mengatakan, tentu banyak PMI
yang ingin mudik karena rindu dengan keluarga, ibu, bapak, anak dan kerabat lainnya di
kampung halaman. Dirinya juga berharap agar niat PMI untuk mudik, bisa ditunda terlebih
dahulu. Ida menuturkan, walaupun langkah dalam mengatasi pandemi Covid-19 terus digalakkan
dan program vaksinasi masih terus berjalan, tetapi situasi Tanah Air belum sepenuhnya kondusif.
29

