Page 345 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 MEI 2021
P. 345
Memasuki masa rentang waktu H-7 Lebaran, Kementerian Ketenagakerjaan ingin memastikan
pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi pekerja/buruh berjalan lancar dan sesuai
ketentuan.
Menaker Ida Fauziyah, meminta para Gubernur, Walikota, dan Bupati untuk turun tangan
langsung dalam menyelesaikan setiap pengaduan THR yang masuk ke Posko THR yang telah
dibentuk.
"Kita konsentrasi pada layanan informasi dan konsultasi terkait THR, maka sekarang kita perkuat
aspek pengawasan dan penegakan hukum terhadap pelanggaran aturan THR," kata Ida dalam
siaran pers, Jumat (7/5/2021).
Sementara itu, selain pegawai swasta dan pegawai negeri sipil yang mendapatkan THR. Presiden
dan Wakil Presiden juga akan mendapatkan THR tahun ini. Aturan pemberian THR terhadap
Presiden dan Wakil Presiden tertuang dalam PMK Nomor 42/PMK.05/2021.
Di dalam aturan tersebut dijelaskan, komponen THR presiden dan wakil presiden yang termasuk
dalam kategori pejabat negara, terdiri atas gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan
dalam bentuk uang, dan tunjangan jabatan atau tunjangan umum.
Diketahui, tahun lalu, presiden, wakil presiden, menteri, anggota DPR, hingga PNS golongan I
dan II tidak mendapatkan THR. Kala itu, pemerintah sedang menghemat anggaran yang
sebagian besar dialokasikan untuk penanganan pandemi Covid-19.
Situasi kali ini berbeda dengan Lebaran tahun lalu. Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden
Ma'ruf Amin tahun ini akan menerima tunjangan hari raya (THR).
Lantas berapa besaran THR Presiden Jokowi dan Wapres Maruf Amin ? Besaran THR Presiden
dan Wakil Presiden terdiri atas gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan dalam bentuk
uang, dan tunjangan jabatan atau tunjangan umum.
Mengenai gaji pokok, untuk presiden dan wakil presiden aturannya tertuang dalam UU Nomor 7
Tahun 1978 tentang Hak Keuangan/Administratif Presiden dan Wakil Presiden.
Pada pasal 2 ayat (1) aturan tersebut dijelaskan, gaji pokok presiden adalah enam kali gaji pokok
tertinggi pejabat negara selain presiden dan wakil presiden.
Sementara, gaji pokok wakil presiden yakni empat kali gaji pokok tertinggi pejabat negara selain
presiden dan wakil presiden. Untuk diketahui, gaji tertinggi pejabat negara selain presiden dan
wakil presiden adalah sebesar Rp 5.040.000 per bulan.
Jumlah tersebut merupakan nominal gaji untuk pejabat tinggi negara setingkat Ketua DPR dan
Ketua MPR. Dengan demikian, maka gaji presiden adalah sebesar enam kali Rp 5.040.000 per
bulan, sementara untuk wakil presiden sebesar empat kali Rp 5.040.000 per bulan.
Selain gaji pokok, presiden dan wakil presiden juga mendapatkan tunjangan jabatan yang diatur
dalam Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 68 Tahun 2001. Besarnya tunjangan presiden
ditetapkan sebesar Rp 32.500.000 per bulan (berapa gaji presiden).
Lalu untuk posisi wakil presiden mendapatkan tunjangan jabatan sebesar Rp 22.000.000.
Dengan demikian, besaran THR Jokowi dan Ma'ruf Amin adalah sekitar Rp 62.740.000 dan Rp
42.160.000. Gaji Ke-13 Selain THR, tahun ini, pejabat negara hingga PNS juga akan menerima
gaji ke-13.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, waktu pembayaran gaji ke-13 ASN dan
TNI/Polri akan dilakukan pada bulan Juni mendatang.
344

