Page 442 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 MEI 2021
P. 442

Judul               Kebijakan THR Jokowi Dikritik Said Iqbal Sampai Fuad Bawazier
                Nama Media          cnbcindonesia.com
                Newstrend           Aturan THR 2021
                Halaman/URL         https://www.cnbcindonesia.com/news/20210507191555-4-
                                    244241/kebijakan-thr-jokowi-dikritik-said-iqbal-sampai-fuad-bawazier
                Jurnalis            redaksi
                Tanggal             2021-05-07 20:22:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Negatif



              Ringkasan

              Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan, saat ini nasib
              buruh  di  Indonesia  sangat  menyedihkan.  Terutama  menyangkut  uang  Tunjangan  Hari  Raya
              (THR). Menurutnya, saat ini masih ada perusahaan yang ingin tidak memberikan atau bahkan
              ingin kembali mencicil THR kepada pekerjanya. Padahal pemerintah sudah memberikan banyak
              insentif kepada pelaku usaha. "Seharusnya yang sudah dapat stimulus ada usaha untuk menjaga
              kesejahteraan buruh melalui tingkat upah dan tingkat pembayaran THR," ujarnya dalam webinar
              virtual, Jumat (7/5/2021).



              KEBIJAKAN THR JOKOWI DIKRITIK SAID IQBAL SAMPAI FUAD BAWAZIER

              Jakarta, - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan, saat ini
              nasib buruh di Indonesia sangat menyedihkan. Terutama menyangkut uang Tunjangan Hari Raya
              (THR).

              Menurutnya, saat ini masih ada perusahaan yang ingin tidak memberikan atau bahkan ingin
              kembali  mencicil  THR  kepada  pekerjanya.  Padahal  pemerintah  sudah  memberikan  banyak
              insentif kepada pelaku usaha.

              "Seharusnya yang sudah dapat stimulus ada usaha untuk menjaga kesejahteraan buruh melalui
              tingkat upah dan tingkat pembayaran THR," ujarnya dalam webinar virtual, Jumat (7/5/2021).

              Namun, yang ada saat ini banyak pelaku usaha yang tidak menjalankan itu. Tapi buruh tidak
              punya keberanian untuk melaporkan perusahaan tersebut.

              Sebab, jika melaporkan maka akan langsung di pecat. Oleh karenanya, ia menegaskan bahwa
              data perusahaan yang tidak memberikan kewajiban pada tahun lalu yang dimiliki Kementerian
              Ketenagakerjaan nggak sebanyak di lapangan.
              "Mereka (Depnaker) hanya bikin posko, menunggu buruh lapor. Siapa buruh yang mau lapor,
              karena begitu lapor buruh di pecat. Jangankan dapat THR, justru dipecat. Apalagi karyawan
              kontrak, nggak mungkin (lapor)," tekannya.

                                                           441
   437   438   439   440   441   442   443   444   445   446   447