Page 443 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 MEI 2021
P. 443

Oleh  karenanya,  ia  berharap  perusahaan  bisa  memberikan  THR  kepada  pekerjanya.  Jika
              memang ada yang tidak mampu bisa memberikan laporan keuangan selama dua tahun kepada
              Pemerintah dan mengajak dewan buruh untuk mencari solusi.

              "Kita harap persoalan THR dibayar penuh, tidak dicicil dan laporkan keuangan perusahaan bagi
              yang tidak mampu. Misalnya kita lihat hotel-hotel yang tingkat okupansinya 5%, ini kita paham
              nggak mungkin kan bayar THR penuh," tegasnya.

              Mantan Menteri Keuangan Fuad Bawazier mengatakan, kebijakan Pemerintah terkait pemberian
              Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk tahun ini sangat salah. Ini
              yang membuat kebijakan tersebut diprotes oleh para PNS.

              Adapun kebijakan THR tahun ini sama dengan sebelumnya yakni tidak diberikan secara penuh
              atau tidak memasukkan tunjangan kinerja dalam perhitungannya.

              "Pemerintah memberikan contoh jelek ke swasta itu bagaimana," ujarnya dalam kesempatan
              yang sama.

              Padahal ia menilai bahwa anggaran THR penuh diperlukan untuk mendongkrak daya beli PNS.
              Bahkan  jika  perlu  ia  menekankan  bahwa  pemerintah  harusnya  memberikan  bantuan  ke
              perusahaan swasta yang tidak mampu membayarkan THR.

              "Bahkan kalau swasta ada gagal bayar karena ini bagian pemulihan ekonomi dongkrak daya beli,
              ya pemerintah harusnya masuk bantu THR swasta, di situ uangnya digunakan seperti itu," kata
              dia.

              Menurutnya, pemberian THR bagi pekerja swasta seharusnya masuk dalam program Pemulihan
              Ekonomi Nasional. Namun hal tersebut tidak terjadi karena sejak awal kebijakan Pemerintah
              dinilai sudah salah langkah.
              "Ini (kebijakan) blunder, kasihan sekali ini, blunder Pemerintah terutama Menteri Keuangannya,"
              jelasnya.

              Hal  ini  juga  yang  dinilai  membuat  pertumbuhan  ekonomi  Indonesia  masih  kontraksi  selama
              empat kuartal berturut-turut. Padahal negara lain sudah banyak tumbuh positif di kuartal awal
              tahun ini.

              "Jadi memang terjadi turun ekonomi kita. Jadi bagaimana mau pulih kalau policy-nya keliru,
              nggak konsisten dan nggak dirumuskan dengan baik," tegasnya


























                                                           442
   438   439   440   441   442   443   444   445   446   447   448