Page 584 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 MEI 2021
P. 584
"UU Cipta Kerja akan meningkatkan keberterimaan produk sawit Indonesia di pasar global dan
memperkuat citra positif kelapa sawit berkelanjutan. Termasuk dengan menerapkan kewajiban
ISPO yang telah mengadopsi 12 target SDG's dari 17 target," jelasnya.
Ketua Umum GAPKI, Joko Supriyono mengatakan, industri sawit selama tiga tahun terakhir
menghadapi gempuran kampanye negatif yang berkaitan dengan ketenagakerjaan.
"Semakin ke sini serangan terhadap kampanye semakin spesifik. Sekarang, bukan lagi
industrinya yang diserang. Melainkan perusahaan. menjadi objek kampanye negatif,"
ungkapnya.
Joko menyarankan perlunya memanfaatkan UU Cipta kerja untuk memperbaiki keadaan dan
meminimalkan risiko atas kampanye tersebut. Terdapat tiga prasyarat yang perlu dijalankan
pelaku usaha untuk mengadopsi UU Cipta Kerja.
Pertama, pelaku usaha dan pekerja menyamakan persepsi terhadap UU Cipta Kerja dan
peraturan pelaksana.
Kedua, pembinaan hubungan industrial menjadi prioritas tidak ada pilihan lain bahwa pemberi
kerja dan pekerja harus harmonis.
Ketiga, pelaku usaha harus memperbaiki praktek ketenagakerjaan yang baik sesuai regulasi.
Dalam konteks sustainability, maka aspek ketenagakerjaan menjadi penting sebagaimana diatur
dalam prinsip dan kriteria ISPO.
Sekretaris Eksekutif Jejaring/Serikat Pekerja Buruh Sawit Indonesia, Nursanna Marpaung,
mengatakan organisasinya telah membangun kerjasama yang baik dengan GAPKI sejak 2017
melalui serangkaian kegiatan seperti pelatihan dan workshop bersama di beberapa wilayah dan
riset tentang pekerja perempuan bersama HUKATAN.
583

