Page 606 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 MEI 2021
P. 606

"Masih ada 100-an perusahaan yang masih belum melunasi THR 2020 secara penuh. Bahkan
              mungkin belum membayar apapun kepada buruh," kata anggota Ombudsman Robert Na Endi
              Jaweng dalam konferensi pers yang digelar secara daring pada, Rabu 5 Mei 2021.

              Endi  laweng  menjelaskan  pemerintah  mengizinkan  perusahaan  membayar  THR  kepada
              karyawannya dengan cara mencicil pada tahun lalu. Kebijakan itu diambil pemerintah karena
              dampak pandemi Covid-19 terhadap dunia usaha.

              "Kami  ingin  pemerintah  bantu  selesaikan  dulu  yang  tersisa  karena  belum  diselesaikan  ini,"
              ujarnya.

              Ombudsman RI mendesak Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) bersama Dinas Tenaga
              Kerja (Disnaker) di daerah meningkatkan pengawasan sekaligus membantu penyelesaian terkait
              hak THR. buruh yang belum dilunasi.

              "Kami minta kepada Kemenaker maupun Disnaker di 34 Provinsi untuk menyelesaikan ini dengan
              melihat apa sih masalah yang ada kemudian apa tindakannya," tegasnya. Endi Jaweng mewanti-
              wanti perusahaan untuk siap diganjar sanksi kalau tak kunjung melunasi hakTHR buruh periode
              2020. Hal ini berlaku juga untuk THR tahun ini.

              "Kalau dari aturan soal pengupahan, maka berujung sanksi yang ada, yaitu denda lima persen
              dari  yang  belum  dibayarkan  dan  sanksi  administratif  berupa  teguran,  pembatasan  hingga
              pembekuan kegiatan usaha," ujarnya, (red)

















































                                                           605
   601   602   603   604   605   606   607   608   609   610   611