Page 235 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 16 DESEMBER 2020
P. 235
Bahkan, kata Said, konfederasi serikat buruh sedunia bernama International Trade Union
Confederation (ITUC) mengirim surat ke Presiden Joko Widodo dan pimpinan DPR untuk
mendukung pembatalan UU Cipta Kerja.
"International Trade Union Confederation atau ITUC resmi sudah mengirim surat kepada bapak
Presiden Jokowi dan ke pimpinan DPR mendukung resmi perjuangan Indonesia untuk
membatalkan Omnibus Law," kata Said dalam konferensi pers secara virtual, Selasa
(16/12/2020).
"Kemudian serikat buruh di dunia yang mendukung misal FMV Belanda, SAS atau serikat buruh
Finlandia, kemudian ada juga serikat buruh Australia ATCU, dan serikat buruh Turki, kemudian
serikat buruh Jerman DGB, termasuk Friedrich Ebbert Stiftung FES, ini akan meluas," ujarnya.
Said mengatakan, konfederasi-konfederasi buruh internasional tersebut akan melakukan aksi-
aksi solidaritas yang diarmadai oleh ITUC.
Selain itu, Said mengatakan, pihaknya akan mengajukan saksi ahli dari Organisasi Buruh
Internasional (ILO) ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Lebih lanjut, Said mengatakan, dalam rapat virtual yang digelar ITUC, konferensi buruh sedunia
memutuskan mendukung perjuangan KSPI dan buruh Indonesia dalam membatalkan UU Cipta
Kerja.
Oleh karenanya, ia mengingatkan, pemerintah, DPR dan hakim MK agar berhati-hati dikarenakan
penolakan buruh terhadap UU Cipta Kerja menjadi sorotan internasional.
"Pimpinan DPR dan khususnya hakim Mahkamah Konstitusi, hati-hati, ini sedang disorot oleh
internasional dan akhirnya tidak efektif UU ini, malah menurunkan investment grade, dan kalau
investment grade turun investor enggak mau masuk," pungkasnya.
234

