Page 392 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 APRIL 2021
P. 392

"Diperlukan komitmen para pengusaha untuk membayar THR secara penuh dan tepat waktu
              kepada para pekerja atau buruh," kata Ida dalam konferensi virtual, Senin (12/4/2021).
              Ida menjelaskan, dalam keputusan yang diambil, Kemenaker telah melakukan diskusi dengan
              lembaga kerja sama tripartit nasional, tim kerja Dewan Pengupahan Nasional, serta komunikasi
              yang instens dengan pengusaha, serikat pekerja, serikat buruh untuk menjalin kesepahaman
              dalam pemberian THR keagamaan tahun 2021.

              Kebijakan ini berbeda dengan tahun lalu.

              Pada 2020, Kemennaker menerbitkan SE Menaker Nomor 6 tahun 2020 berupa kelonggaran bagi
              perusahaan yang tidak mampu membayar THR keagamaan pada waktu yang ditentukan sesuai
              ketentuan peraturan perundang-undangan.

              Adapun pertimbangannnya saat itu adalah kelangsungan usaha dan kebutuhan pekerja atau
              buruh atas pemenuhan pembayaran THR.

              Ida mengatakan, saat ini pemerintah melakukan banyak hal.

              Roda perekonomian sudah mulai bergerak, kegiatan ekonomi nasional sudah mulai membaik
              kembali.

              Lantai kapan jadwal pencairan THR karyawan swasta 2021? Menaker mengatakan pencairan
              THR paling lambat 7 hari sebelum hari raya keagamaan tiba.

              "Atas dasar itu saya sampaikan, THR keagamaan adalah merupakan pendapatan non upah yang
              wajib dibayarkan oleh pengusaha kepada pekerja atau buruh paling lambat 7 hari sebelum Hari
              Raya Keagamaan tersebut tiba," tegas dia.

              Ida mengimbau kepada para kepala daerah untuk bekerja sama memastikan agar perusahaan
              membayar THR keagamaaan kepada pekerja atau buruh sesuai dengan ketentuan peraturan
              perundang-undangan.
              Meski begitu puntu dialog tetap terbuka.


              Ida mengimbau agar kepala daerah memastikan kewajiban bagi pengusaha yang tidak mampu
              membayar THR agar melakukan dialog dengan pekerja atau bruruh untuk mencapai kesepakatan
              yang dilaksanakan secara kekeluargaan disertai itikad baik.

              Ida  menegaskan,  kesepakatan  dibuat  tertulis  mengenai  waktu  pembayaran  THR  keagamaan
              dengan syarat paling lambat sebelum hari raya keagaamaan 2021.

              Di sisi lain, pengusaha yang tidak mampu membayar THR wajib memberikan laporan internal
              keuangan transparan.

              Ida menambahkan, kesepakatan ini tidak menghilangkan kewajiban pengusaha untuk membayar
              THR keagaamnaan tahun 2021 kepada pekerja atau buruh dengan besaran sesuai peraturan
              perundang-undangan.

              Selanjutnya hasil dari kesepakatan dilaporkan kepada Dinas Ketenagakerjaan setempat.

              Saat  ini  kemenaker  telah  membentuk  Satuan  Tugas  (Satgas)  Pelayanan  Konsultai  Dan
              Penegakan Hukum Pelaksanaan Pembayaran THR tahun 2021 di pusat.
              Satgas ini perlu diikuti daerah agar pelaksanaan SE THR dapat berjalan dengan baik dan efektif
              serta tercapai kesepakatan yang dapat memuaskan para pihak.

              Berita lain terkait THR 2021.
                                                           391
   387   388   389   390   391   392   393   394   395   396   397