Page 589 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 APRIL 2021
P. 589

Judul               Tolak THR Dicicil, Buruh Demo Pemkot
                Nama Media          palapapos.co.id
                Newstrend           Aturan THR 2021
                Halaman/URL         https://palapapos.co.id/index.php/listing/view/10035/10/tolak-thr-
                                    dicicil-buruh-demo-pemkot
                Jurnalis            Palapapos
                Tanggal             2021-04-12 14:30:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 7.500.000
                News Value          Rp 22.500.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Negatif



              Narasumber

              positive - Muhammad Indrayana (Walikota Bekasi) Kami meminta agar Walikota Bekasi membuat
              surat edaran untuk perusahaan di Kota Bekasi agar pembayaran THR di bayar secara full bukan
              lagi di cicil

              positive - Ika Indah Yarti (Kepala Kota Bekasi) Saya akan sampaikan kepada pak Walikota untuk
              dapat menyampaikan aspirasi buruh kepada perusahaan. Tentunya soal pembayaranTHR harus
              dibayarkan secara penuh. Kami juga sudah memiliki surat edaran dari Menteri Ketenagakerjaan


              Ringkasan

              Puluhan  buruh  yang  tergabung  dalam  Federasi  Serikat  Pekerja  Metal  Indonesia(FSPMI)
              menggelar  aksi  di  depan  kantor  Pemerintah  Kota  Bekasi,  (Senin  12/4/2021).  Aksi  tersebut
              dilakukan lantaran sejumlah buruh tersebut menolak jika adanya pembayaran Tunjangan Hari
              Raya (THR) dicicil oleh perusahaan.



              TOLAK THR DICICIL, BURUH DEMO PEMKOT

              BEKASI - Puluhan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia(FSPMI)
              menggelar aksi di depan kantor Pemerintah Kota Bekasi, (Senin 12/4/2021).

              Aksi  tersebut  dilakukan  lantaran  sejumlah  buruh  tersebut  menolak  jika  adanya  pembayaran
              Tunjangan Hari Raya (THR) dicicil oleh perusahaan.

              "Kami meminta agar Walikota Bekasi membuat surat edaran untuk perusahaan di Kota Bekasi
              agar pembayaran THR di bayar secara full bukan lagi di cicil," tegas Dewan Pengupahan FSPMI
              Kota Bekasi Muhammad Indrayana.

              Sementara itu, Kadisnaker Kota Bekasi, Ika Indah Yarti mengatakan, perusahaan harus mentaati
              edaran Kementerian Ketenagakerjaan dimana pembayaran THR wajib dilakukan H-7 sebelum
              hari  raya  keagamaan.  Hal  itu  tertulis  dalam  Surat  Edaran  (SE)  Nomor  M/6/HK.04/IV/2021
                                                           588
   584   585   586   587   588   589   590   591   592   593   594