Page 757 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 APRIL 2021
P. 757

Menyusul pentingnya manfaat THR keagamaan bagi pemenuhan kebutuhan pekerja atau buruh
              dan keluarganya dalam merayakan hari raya keagamaan.
              "Pemberian THR itu diberikan H-7 sebelum pelaksanaan (Idul Fitri 1442 Hijriah)," ujarnya dalam
              acara konferensi pers tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2021, Senin (12/4).

              Menaker Ida mengungkapkan, pemberian THR keagamaan merupakan pendapatan non upah
              yang wajib dibayarkan oleh pengusaha kepada pekerja atau buruh paling lama H-7 sebelum hari
              raya Idul Fitri 1442 Hijriah tiba. Sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 36
              Tahun 2021 tentang Pengupahan dan Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2016.

              Oleh karena itu, dia berharap seluruh pelaku usaha di Indonesia agar kooperatif untuk memenuhi
              kewajibannya  terhadap  buruh.  Diantaranya  dengan  memberikan  THR  Keagamaan  tahun  ini
              secara tepat waktu.

              "Kami  mohon  kerja  sama  kepala  daerah  untuk  memastikan  perusahaan  membayar  THR
              Keagamaan kepada buruh sesuai peraturan," tambahnya.

              Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah memastikan skema pembayaran Tunjangan
              Hari  Raya  (THR)  Keagamaan  2021  dilakukan  secara  penuh  dan  tepat  waktu.  Mengingat
              pemberian  THR  merupakan  upaya  untuk  memenuhi  kebutuhan  pekerja  atau  buruh  dan
              keluarganya dalam merayakan hari raya keagamaan.

              "Momen  keagamaan  ini  tidak  hanya  ditunggu  umat  Islam  untuk  beribadah  selama  sebulan
              penuh, namun juga yang ditunggu THR Keagamaan. Saya kira juga dinanti oleh teman-teman
              buruh dan pekerja di Tanah Air untuk memenuhi kebutuhan para pekerja dan keluarganya dalam
              merayakan hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah," ungkapnya dalam acara konferensi pers tentang
              Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2021, Senin (12/4).

              Menaker  Ida  mengatakan,  keputusan  untuk  merestui  pembayaran  THR  tahun  ini  dilakukan
              secara penuh lantaran pemerintah telah berupaya maksimal dalam memberikan berbagai insentif
              terhadap pelaku usaha selama pandemi Covid-19 berlangsung.

              "Sebagaimana  kita  ketahui  bersama  pemerintah  sudah  memberikan  dalam  berbagai  bentuk
              dukungan kepada pengusaha untuk mengatasi dampak pandemi Covid-19," ucapnya.

              Tak  hanya  itu,  pada  tahun  2020  lalu  Kementerian  Ketenagakerjaan  juga  telah  memberikan
              kelonggaran bagi perusahaan yang tidak mampu membayar THR. Di antaranya dengan cara
              boleh dicicil.

              "Waktu itu pertimbangannya adalah kelangsungan usaha," bebernya.

              Reporter: Sulaeman Sumber: Merdeka.com.




















                                                           756
   752   753   754   755   756   757   758   759   760   761   762