Page 774 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 APRIL 2021
P. 774

"THR keagamaan adalah pendapatan nonupah yang wajib dibayar pengusaha maksimal tujuh
              hari  sebelum  hari  keagamaan  tersebut  tiba,"  demikian  ungkap  Ida  dalam  konferensi  pers
              virtualnya, Senin (12/4/2021).

              Perusahaan  yang  tidak  mampu  membayar  sesuai  dengan  ketentuan  tersebut  maka  diberi
              kelonggaran untuk membayar maksimal H-1 Lebaran. Sementara itu, bagi perusahaan yang tidak
              mampu membayar THR selambat-lambatnya H-1 Lebaran diwajibkan melakukan dialog dengan
              para pekerja/buruh demi mencapai kesepakatan disertai dengan hasil laporan keuangan internal
              selama dua tahun terakhir.

              "Mewajibkan  pengusaha  yang  tidak  mampu  membayar  THR  agar  melakukan  dialog  dengan
              pekerja atau buruh untuk mencapai kesepakatan yang dilaksanakan secara kekeluargaan disertai
              iktikad baik," ujar Ida.

              Hasil kesepakatan itu sendiri harus tertulis dan dilaporkan kepada dinas ketenagakerjaan daerah.

              Meski  demikian,  Ida  menegaskan  kesepakatan  tersebut  tidak  menghilangkan  kewajiban
              pengusaha membayar THR 2021 dengan besaran sesuai UU.

              Lebih lanjut, Ida menjelaskan bahwa pemerintah selama ini sudah memberi dukungan dalam
              berbagai bentuk kepada pengusaha untuk mengatasi dampak pandemi COVID-19 agar ekonomi
              bergerak. Karena itu, kebijakan pemberian THR tahun ini berbeda dengan tahun lalu, di mana
              pada 2020 dibolehkan untuk dicicil.

              "Alhamdulillah pemerintah melakukan banyak hal, roda perekonomian mulai bergerak, kegiatan
              ekonomi masyarakat sudah membaik. Meski terbatas, tapi menuju ke pemulihan ekonomi dan
              kembali ke zona positif perekonomian," kata Ida.

              Adapun pengusaha yang tidak membayar THR dalam waktu yang ditentukan, yaitu paling lambat
              tujuh  hari  sebelum  hari  raya,  akan  dikenakan  sanksi  administratif  sesuai  dengan  Peraturan
              Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan.







































                                                           773
   769   770   771   772   773   774   775   776   777   778   779