Page 781 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 APRIL 2021
P. 781
"Pengusaha tidak boleh mencicil pembayaran THR kepada karyawan. THR harus diterima pekerja
secara penuh sesuai haknya," ucap Ida dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Senin
(12/4/2021).
Dia menyebutkan bahwa pemerintah sudah memberikan dukungan dalam berbagai bentuk
kepada pengusaha. Dukungan itu untuk mengatasi dampak pandemi Covid-19 agar
perekonomian bergerak. Oleh karenanya, dirinya meminta komitmen pengusaha untuk
membayar THR secara penuh kepada karyawan.
"Seiring dengan kebijakan pemerintah terkait dengan penanganan pandemi Covid-19 dan
pemulihan ekonomi nasional, untuk itu diperlukan komitmen para pengusaha untuk membayar
THR secara penuh dan tepat waktu kepada para pekerja atau buruh," tegas Ida.
Dia mengatakan bahwa sebelumnya di tahun 2020, pemerintah telah mengizinkan pengusaha
mencicil dan menunda pembayaran THR karena terdampak pandemi Covid-19. Tapi, kondisi
tahun ini berbeda karena ekonomi sudah mulai pulih.
"Alhamdulillah pemerintah melakukan banyak hal. Roda perekonomian sudah mulai bergerak,
kegiatan ekonomi masyarakat juga sudah mulai membaik kembali, meski secara terbatas menuju
ke arah pemulihan ekonomi dan kembali ke zona positif pertumbuhan ekonomi nasional kita,"
imbuh Ida.
Meskipun THR tak boleh dicicil, dia mengatakan bahwa perusahaan yang tidak mampu hanya
diperbolehkan menunda pembayaran THR sebelum Hari Raya Idul Fitri atau H-1 Lebaran.
Ketidakmampuan itu harus dibuktikan dengan data yang menyatakan bahwa perusahaan yang
bersangkutan memang tidak mampu membayar tepat waktu, yaitu H-7 Lebaran.
780

