Page 93 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 OKTOBER 2019
P. 93

Title          GUBERNUR PAPARKAN TIGA MODEL REVITALISASI SMK DI JABAR
               Media Name     okezone.com
               Pub. Date      29 Oktober 2019
                              https://news.okezone.com/read/2019/10/29/1/2123138/gubernur-paparkan-t iga-model-
               Page/URL
                              revitalisasi-smk-di-jabar
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive











               BANDUNG - Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menjadi urgensi bagi
               Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat (Jabar) agar SMK
               menghasilkan lulusan yang produktif baik untuk bekerja di sektor formal maupun
               wiraswasta.

               Selain itu, revitalisasi diperlukan untuk meningkatkan keterserapan lulusan SMK di
               dunia kerja dengan mengutamakan adanya link and match dengan Dunia Usaha dan
               Dunia Industri (DUDI).

               Dengan kata lain, SMK harus meluluskan tenaga kerja terampil yang siap kerja di
               berbagai sektor industri sesuai kebutuhan di era Revolusi Industri 4.0.

               Terkait revitalisasi, Gubernur Jabar Ridwan Kamil memaparkan tiga model yang
               menjadi opsi revitalisasi SMK di Jabar. Model pertama, yakni membangun fisik dan
               fasilitas sekolah oleh pemerintah dengan kurikulum yang dibuat langsung oleh
               industri.

               "Jadi nanti ada kurikulum Samsung, Hyundai, Astra, dan lain- lain, yang penting
               mereka yang dilatih bisa sesuai dengan kemajuan teknologi yang dipakai di
               industri," kata pria yang akrab disapa Emil itu saat menghadiri Seminar Revitalisasi
               SMK di Kota Bandung, Selasa 22 Oktober lalu.

               Model pertama itu, lanjut Emil, menciptakan kesinambungan dan keselarasan antara
               materi yang diajarkan di sekolah vokasi atau SMK dan industri.

               Model kedua, yakni merancang kampung ilmu multifungsi. Dengan sistem ini, akan
               diintegrasikan model pendidikan formal dan informal yang dilakukan secara intensif,
               termasuk menggali potensi lokal. Sehingga, siswa akan terlatih untuk mampu
               melakukan inovasi secara mandiri.

               Untuk model kedua ini, Emil berujar akan mencontoh model Kampung Ilmu yang
               sudah terlebih dulu digagas sosiolog sekaligus Ketua Pengurus Yayasan Nurani
               Dunia Imam Prasodjo di Desa Cisarua, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten
               Purwakarta Jawa Barat.




                                                       Page 92 of 141.
   88   89   90   91   92   93   94   95   96   97   98