Page 88 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 OKTOBER 2019
P. 88
Title PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA YANG PROFESIONAL HARUS DITINGKATKAN
Media Name suara.com
Pub. Date 29 Oktober 2019
https://www.suara.com/news/2019/10/29/145931/penempatan-pekerja-migran -
Page/URL
indonesia-yang-profesional-harus-ditingkatkan
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Pengiriman tenaga kerja atau pekerja migran Indonesia (PMI) yang profesional ke
luar negeri diharapkan terus meningkat. Hal itu antara lain mengemuka dalam
kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang diadakan Badan Nasional Penempatan
dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) bekerja sama dengan
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, bertemakan "Undang-Undang No. 18
Tahun 2017, Perubahan Fundamental Tata Kelola PMI, Momentum untuk
Mewujudkan PMI dan Keluarganya yang Sejahtera sebagai Aset Bangsa".
"Kita harus berusaha untuk mengubah orientasi perusahaan penempatan swasta,
bahwa kita harus meningkatkan pengiriman tenaga profesional (high skill) ke luar
negeri. Selama ini orientasi kita perlindungan adalah ketika ada masalah," jelas
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BNP2TKI, Tatang Budie Utama Razak, dalam FGD
yang antara lain dihadiri BP3TKI Lampung, Dinas se-Provinsi Lampung, BPJS, serta
P3MI, di Balai Keratun Pemprov Lampung, Senin (28/10/2019).
Lebih jauh, Tatang mengatakan bahwa ada beberapa hal penting yang perlu
diketahui bersama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Pertama,
bahwa di dalam UU No. 18 Tahun 2017 pemerintah daerah berperan penting
terutama dalam program pelatihan pekerja migran Indonesia. Kedua, bahwa
pemerintah daerah harus dapat mengelola sumber daya manusia, dalam hal ini
sebagai bonus demografi Provinsi Lampung.
Tatang pun menyebutkan, untuk memberikan pelayanan dan perlindungan kepada
calon PMI, juga keluarga PMI dan PMI Purna, daerah diharapkan memiliki Lembaga
Terpadu Satu Atap (LTSA) di setiap kabupaten/kota untuk mempermudah pelayanan
kepada PMI.
Tatang pun menekankan bahwa cara kerja juga harus diubah, yaitu dari yang
terbiasa melakukan pekerjaan rutin menjadi bekerja lebih kreatif. Jajaran di daerah
juga diharapkan mulai melakukan research ke sekolah-sekolah, untuk melihat dan
memetakan potensi-potensi peluang yang ada.
"Pekerja kita yang harus kita perjuangkan kesejahteraannya. Hal ini jugalah yang
akan mendorong kemajuan di Provinsi Lampung," ujar Tatang pula.
Sementara itu, Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim, mengapresiasi
Page 87 of 141.

