Page 98 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 OKTOBER 2019
P. 98
Title BUAH SIMALAKAMA KENAIKAN UMP TAHUN 2020 DI GORONTALO
Media Name kumparan.com
Pub. Date 29 Oktober 2019
https://kumparan.com/banthayoid/buah-simalakama-kenaikan-ump-tahun-202 0-di-
Page/URL
gorontalo-1s9Jq8ltUnw
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Dewan Pengupahan Provinsi (Depeprov) Gorontalo merekomendasikan kenaikan
Upah Minimum Provinsi (UMP) di daerah itu naik sebesar 16,98 persen di tahun
2020.
Rekomendasi itu disuarakan pada rapat pleno penetapan UMP yang digelar di Hotel
Melinov, Kota Gorontalo, belum lama ini. Hadir juga berbagai unsur, diantaranya
akademisi, para ahli, dinas terkait, serikat pekerja dan Asosiasi Pengusaha Indonesia
(APINDO). APINDO kemudian "walk out" karena tak setuju rekomendasi itu.
Sebelumnya, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI menginstruksikan
kenaikan UMP tahun 2020 untuk semua provinsi di Indonesia hanya sebesar 8,51
persen.
Sedangkan Gorontalo disoroti karena belum menerapkan upah sesuai KHL di bawah
tahun 2015. Sehingga dengan angka yang ditetapkan oleh Dewan Pengupahan itu,
UMP di Gorontalo bertambah sebesar 8,47 persen.
Jika rekomendasi upah dari Depeprov disetujui oleh gubernur, maka UMP Gorontalo
pada tahun 2020 akan naik menjadi 2.788,826 ribu rupiah.
Kenaikan sebesar 16,98 persen itu bisa menjadi angka tertinggi se-Indonesia.
APINDO pada rapat pleno penetapan upah tersebut memutuskan "walk out" karena
menilai kenaikan UMP di angka 16,98 persen terlalu tinggi.
APINDO menganggap angka itu tidak berpihak kepada dunia usaha. Apalagi
menurut datanya, masih ada 60 persen perusahaan yang belum sanggup membayar
sesuai UMP karena pertumbuhan industri di Gorontalo yang lambat dan cenderung
stagnan.
Dampak negatifnya sangat terasa menurut APINDO. Karena hal itu dapat
menambah angka pengangguran. Pengusaha ditakutkan akan melakukan
rasionalisasi atau kemungkinan terburuknya membuat sektor usaha bisa gulung
tikar akibat kesulitan membayar upah pekerja.
Jika melihat laporan ekonomi Provinsi Gorontalo yang diterbitan pada Agustus 2019
oleh perwakilan Bank Indonesia (BI) setempat, menyebutkan, pertumbuhan
ekonomi di daerah itu pada triwulan II 2019 tercatat sebesar 6,69 persen.
Page 97 of 141.

