Page 10 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2021
P. 10
"Percepatan program vaksin gotong royong sangat diharapkan, tni dikarenakan, masih banyak
perusahaan yang menunggu alokasi vaksin gotong royong tersebut agar segera dapat diberikan
kepada karyawan dan keluarga mereka," kata Menaker Ida.
Selain ftu, dengan dilakukannya vaksinasi bagi para pekerja, proses produksi dan produktivitas
para pekerja juga diharapkan dapat berjalan dengan lebih aman dan nyaman. Sehingga pada
gilirannya dapat turut memicu pemulihan ekonomi nasional.
"Kami harapkan, para pekerja baik di lingkungan industri, pabrik, maupun perusahaan, akan
bisa. bekerja lebih produktif serta terhindar penyebaran COVID-19," ucap Menaker Ida.
Menurutnya, perlu adanya tambahan alokasi vaksin bagi daerah-daerah yang menjadi
konsentrasi industri padat karya seperti penambahan alokasi 15.000 vaksin di Provinsi Banten,
Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
Dalam kunjungan ini, Menaker Ida Fauziyah juga menyerahkan manfaat Jaminan Kematian
(JKM) kepada penerima manfaat dari PT Bio Farma (Persero) atas nama Novilia Sjafri Bachtiar
dan Dede Wahyu.
"Mengingat keahlian dan keterampilan yang almarhumah miliki, ini merupakan kehilangan yang
sangat besar bagi bangsa Indonesia, tidak hanya bagi PT Bio Farma (Persero)," katanya.
Adapun, bantuan beasiswa bagi ahli waris kedua penerima manfaat tersebut adalah pertama,
a.n Novilia Sjafri Bachtiar, berupa JHT sebesar Rp 105.263.506, JKM Rp42.000.000, Jaminan
Pensiun Berkala minimal Rp356.600 / bulan, estimasi beasiswa anak kedua usia kuliah
Rpl2.000.000, dan anakketiga usia kuliah Rpl2.000.0C>0.
Kedua, a.n Dede Wahyu, berupa JHT sebesar Rp78.676.062, JKM Rp 42.000.00, Jaminan Pensiun
Berkala minimal Rp356.600/bulan, estimasi beasiswa anak pertama usia kuliah Rpl2.000.000,
dan anak kedua usia SD Rpl.500.000. B
9

