Page 104 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2021
P. 104

Ringkasan

              Pemerhati Ekonomi Universitas Pasundan (Unpas), Acuviarta Kartabi menilai rencana pemerintah
              untuk memperpanjang masa penerapan PPKM Darurat Jawa-Bali hingga enam Minggu, akan
              berdampak pada semakin parahnya kondisi kehidupan masyarakat. Bahkan menurutnya, dengan
              kondisi penerapan PPKM Darurat Jawa-Bali saat ini atau sejak 3-20 Juli mendatang saja, lesunya
              kondisi pertumbuhan ekonomi sudah sangat terasa di masyarakat.



              SOAL PPKM DARURAT DIPERPANJANG, PENGAMAT EKONOMI SEBUT AKAN
              MUNCUL POTENSI INI, TERMASUK PHK MASSAL

              Pemerhati Ekonomi Universitas Pasundan (Unpas), Acuviarta Kartabi menilai rencana pemerintah
              untuk memperpanjang masa penerapan PPKM Darurat Jawa-Bali hingga enam Minggu, akan
              berdampak pada semakin parahnya kondisi kehidupan masyarakat.

              Bahkan menurutnya, dengan kondisi penerapan PPKM Darurat Jawa-Bali saat ini atau sejak 3-
              20  Juli  mendatang  saja,  lesunya  kondisi  pertumbuhan  ekonomi  sudah  sangat  terasa  di
              masyarakat.

              "Saya kira kalau itu (PPKM Darurat) jadi di perpanjang, maka tingkat konsumsi dan permintaan
              masyarakat itu akan turun. Bila itu terjadi, maka kondisi itu pun akan mempengaruhi lapangan
              dan sektor-sektor usaha. Tentu hal ini juga memiliki korelasi terhadap penggunaan tenaga kerja
              dan kemampuan sektor usaha yang berkaitan dengan kewajiban keuangan, pembayaran kredit
              dan sebagainya," ujarnya saat dihubungi melalui telepon, Rabu (14/7/2021).

              Oleh karena itu, dampak penurunan ekonomi yang dirasakan masyarakat akan semakin besar,
              dan tingkat besar tersebut bergantung pada berapa lama masa perpanjangan PPKM Darurat itu
              di terapkan.

              Bahkan, berdasarkan informasi yang diperolehnya dari perhimpunan atau asosiasi perusahaan
              dan  asosiasi  pengusaha,  dampak  dari  penerapan  PPKM  Darurat  Jawa-Bali  saat  ini,  sudah
              berencana untuk melakukan PHK bagi para tenaga kerjanya. Bila rencana ini terjadi maka, akan
              sangat berbahaya bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.

              "Jadi dampak tersebut, bukan hanya berpengaruh terhadap sisi demand, tapi juga suplai, akibat
              terjadinya  penurunan  jumlah  tenaga  kerja  serta  aktivitas  di  sektor  perdagangan,"  ucapnya
              Acuviarta menjelaskan, dari 17 sektor dalam perekonomian, pihaknya memprediksi sedikitnya
              terdapat lima sektor yang berpotensi akan mengalami dampak cukup parah akibat penerapan
              kebijakan  pemerintah tersebut,  yaitu  sektor transportasi dan  pergudangan.  Kemudian  sektor
              perdagangan besar dan eceran, lalu, sektor industri manufaktur, sektor konstruksi, serta sektor
              jasa akomodasi dan makan minum, seperti hotel dan restoran.

              Meskipun lanjutnya, bahwa saat ini banyak hotel yang beralih fungsi dengan membuka layanan
              sebagai  tempat  isolasi  mandiri  bagi  masyarakat  yang  terkonfimasi  positif  Covid-19,  namun
              menurutnya, hal itu tidak akan cukup membantu untuk dapat mengembalikan cashflow sebelum
              diterapkannya PPKM Darurat .




                                                           103
   99   100   101   102   103   104   105   106   107   108   109