Page 109 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2021
P. 109
BPJAMSOSTEK BERI BANTUAN 2.000 SAFETY KIT KE PEKERJA GUNA TEKAN
PENYEBARAN COVID-19 DI MASA PPKM
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Anggoro Eko Cahyo menyerahkan
bantuan berupa 2000 paket safety kit kepada pekerja di kota Bandung, di sela-sela kegiatan
vaksinasi yang digelar oleh APRINDO di hotel Grand Pasundan Bandung, Rabu(14/7).
Bantuan yang diberikan secara simbolis itu diberikan kepada Sekjen Asosiasi Pengusaha Ritel
Indonesia (APRINDO) DPD Jawa Barat Achmad Nuzurul Karnain yang disaksikan oleh Menteri
Ketenagakerjaan RI Ida Fauziyah.
Dalam sambutannya Ida Fauziyah mengapresiasi penyelenggaraan vaksinasi dan mengajak
seluruh peserta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan meski telah mendapatkan vaksin. Itu
karena dengan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan serta
membatasi mobilitas dapat menjaga diri sendiri dan orang di sekitar dari penyebaran covid-19
sehingga herd immunity dapat segera terbentuk.
"Kami di BPJAMSOSTEK mendukung kegiatan ini, karena ini juga bagian penting bagi kami untuk
mendukung para pekerja. Karena kita melihat selama ini sektor retail, merupakan sektor yang
penting, dan sektor ini tereskpos risiko yang tinggi," ucap Anggoro.
Anggoro menambahkan bahwa pemberian bantuan tersebut merupakan bagian dari program
promotif preventif yang setiap tahun dilakukan oleh BPJAMSOSTEK. Program ini awalnya
ditujukan untuk meminimalisir angka kecelakaan kerja.
Namun dengan kondisi pandemi yang berkepanjangan, BPJAMSOSTEK melakukan penyesuaian
dengan lebih memfokuskan pelaksanaan program dalam bentuk bantuan penanggulangan
Covid-19 di lingkungan pekerja.
Adapun selama 2021, secara nasional BPJAMSOSTEK menggelontorkan anggaran sebesar
Rp10,6 miliar dalam bentuk 123.000 multivitamin, 6.858 APD, 619.000 masker, serta 100.000
bahan pangan bergizi yang didistribusikan melalui Kantor Wilayah dan Kantor Cabang
BPJAMSOSTEK di seluruh Indonesia. Selain itu bantuan promotif preventif juga diberikan dalam
bentuk pelatihan ahli K3, APD untuk jasa konstruksi, helm motor serta pemasangan poster terkait
K3 di beberapa tempat.
Di hari yang sama, BPJAMSOSTEK bersama Menteri Ketenagakerjaan juga memberikan santunan
Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP) kepada ahli waris
dari 2 karyawan PT Bio Farma (Persero) yang meninggal dunia. Selain itu anak dari masing-
masing peserta juga mendapatkan manfaat beasiswa dari BPJAMSOSTEK, sehingga total santuan
yang diberikan adalah sebesar Rp425 juta.
Anggoro mengatakan bahwa ini merupakan bukti dari manfaat perlindungan yang diberikan oleh
BPJAMSOSTEK kepada pekerja dan keluarganya. Oleh karena itu dirinya juga mengajak seluruh
pekerja yang belum memiliki perlindungan jaminan sosial untuk segera mendaftarkan diri
menjadi peserta BPJAMSOSTEK.
"Apa yang kita lakukan pada hari ini merupakan bukti bahwa negara hadir melalui BPJAMSOSTEK
untuk memberikan perlindungan kepada pekerja dan sekaligus kami juga ingin membangkitkan
optimisme dalam menghadapi kondisi yang berat ini," tutup Anggoro (*).
108

