Page 113 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2021
P. 113
MENAKER IDA BERI PETUAH UNTUK PEKERJA RITEL, JANGAN SAMPAI DILANGGAR
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah memberikan nasihat kepada pekerja ritel yang
melaksanakan pelaksanaan vakinasi Covid-19 tahap kedua hari ini.
Pada kunjungannya di gelaran vaksinasi 2.000 pekerja ritel di Kota Bandung, Ida
menyampaikanwalaupun sudah divaksinasi, para pekerja ritel harus tetap menjalankan protokol
kesehatan.
Pekerja diminta untuk tetap selalu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dengan air
mengalir, dan menjaga jarak.
Dia menyebutkan vaksinasi Covid-19 ini menjadi bagian dari langkah-langkah strategis untuk
memulihkan dan memajukan industri di Kota Bandung.
"Kami harapkan melalui vaksinasi yang dilakukan secara massal, khususnya bagi pekerja, maka
imunitas di kelompok masyarakat dapat terbentuk, sehingga penularan Covid-19 dapat dicegah,"
kata Menaker Ida saat meninjau vaksinasi Covid-19 bagi pekerja retail di Bandung, hari Rabu
(14/7).
Menaker Ida menjelaskan para pekerja retail termasuk dalam kelompok rentan tertular Covid-
19.
Pasalnya, pekerjaannya mengharuskan berhubungan langsung dengan orang banyak yaitu
konsumen yang ingin berbelanja kebutuhan pokok.
"Melalui vaksininasi ini, para pekerja ritel bisa bekerja dengan nyaman dan aman dengan para
konsumen yang datang untuk berbelanja," ucap Ida Fauziyah .
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Anggoro Eko Cahyo menyampaikan komitmennya akan
terus mendukung penuh upaya pemerintah dalam pelaksanaan vaksinasi kepada pelaku industri.
"Vaksinasi yang diberikan kepada pekerja sektor ritel hari ini sangat penting dalam upaya
bersama mencapai herd immunity," kata Anggoro.
Ketua DPP Aprindo Jawa Barat Yudi Hartanto mengatakan melalui vaksinasi ini para pegawai ritel
bisa bekerja dengan nyaman dan aman, termasuk dengan para konsumen yang datang untuk
berbelanja.
"Karena kami tidak tahu pembeli yang datang itu datang dari zona apa. Jadi teman-teman harus
memproteksi diri sendiri," ucapnya.
Turut Hadir dalam kesempatan ini Dirjen PHI dan Jamsos Kemnaker, Indah Anggoro Putri; Staf
Khusus Menaker, Dita Indah Sari; dan Kadisnaker Provinsi Jawa Barat, Rachmat Taufik Garsadi.
(jpnn).
112

