Page 136 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2021
P. 136

MENAKER PUJI KONTRIBUSI BIO FARMA JAGA KETERSEDIAAN VAKSIN COVID

              Jakarta  -  Menteri  Ketenagakerjaan  (Menaker)  Ida  Fauziyah,  menyampaikan  apresiasi  dan
              dukungan  atas kontribusi  maksimal PT  Bio  Farma  (Persero)  dalam  memastikan  ketersediaan
              alokasi vaksin bagi seluruh kelompok sasaran yang telah ditetapkan pemerintah.

              Hal  tersebut  disampaikan  Menaker  Ida  Fauziyah  saat  meninjau  PT  Bio  Farma  (Persero)  di
              Bandung,  Jawa  Barat,  Rabu.  Dalam  kesempatan  tersebut,  Menaker  Ida  mengatakan  bahwa
              pemerintah juga memberikan dukungan terhadap pentingnya percepatan pelaksanaan program
              vaksinasi gotong royong dalam mempercepat herd immunity di dunia usaha dan industri.

              "Percepatan program vaksin gotong royong sangat diharapkan. Ini dikarenakan, masih banyak
              perusahaan yang menunggu alokasi vaksin gotong royong tersebut agar segera dapat diberikan
              kepada karyawan dan keluarga mereka," kata Menaker Ida dalam keterangan tertulisnya.

              Selain itu, dengan dilakukannya vaksinasi bagi para pekerja, proses produksi dan produktivitas
              para pekerja juga diharapkan dapat berjalan dengan lebih aman dan nyaman. Sehingga pada
              gilirannya dapat turut memicu pemulihan ekonomi nasional.

              "Kami harapkan, para pekerja baik di lingkungan industri, pabrik, maupun perusahaan, akan bisa
              bekerja lebih produktif serta terhindar penyebaran COVID-19," tambah Menaker Ida.

              Menurut  dia,  perlu  adanya  tambahan  alokasi  vaksin  bagi  daerah-daerah  yang  menjadi
              konsentrasi industri padat karya seperti penambahan alokasi 15.000 vaksin di Provinsi Banten,
              Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

              Dalam  kunjungan  itu,  Menaker  Ida  Fauziyah  juga  menyerahkan  manfaat  Jaminan  Kematian
              (JKM) kepada penerima manfaat dari PT Bio Farma (Persero) atas nama Novilia Sjafri Bachtiar
              dan Dede Wahyu.

              "Mengingat keahlian dan keterampilan yang almarhumah miliki, ini merupakan kehilangan yang
              sangat besar bagi bangsa Indonesia, tidak hanya bagi PT Bio Farma (Persero)," katanya.

              Adapun, bantuan beasiswa bagi ahli waris kedua penerima manfaat tersebut adalah pertama,
              atas  nama  Novilia  Sjafri  Bachtiar,  berupa  JHT  sebesar  Rp105.263.506,  JKM  Rp42.000.000,
              Jaminan Pensiun Berkala minimal Rp356.600 per bulan, estimasi beasiswa anak kedua usia kuliah
              Rp12.000.000, dan anak ketiga usia kuliah Rp12.000.000.

              Kedua, atas nama Dede Wahyu, berupa JHT sebesar Rp78.676.062, JKM Rp 42.000.00, Jaminan
              Pensiun  Berkala  minimal  Rp356.600  per  bulan,  estimasi  beasiswa  anak  pertama  usia  kuliah
              Rp12.000.000, dan anak kedua usia SD Rp1.500.000.

              .












                                                           135
   131   132   133   134   135   136   137   138   139   140   141