Page 225 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2021
P. 225

MENAKER IDA APRESIASI KONTRIBUSI BIO FARMA JAGA KETERSEDIAAN VAKSIN
              COVID-19

              Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah, menyampaikan apresiasi dan dukungan atas
              kontribusi maksimal PT Bio Farma (Persero) dalam memastikan ketersediaan alokasi vaksin bagi
              seluruh kelompok sasaran (target group) yang telah ditetapkan pemerintah.

              Ida  mengatakan,  bahwa  pemerintah  juga  memberikan  dukungan  terhadap  pentingnya
              percepatan pelaksanaan program vaksinasi gotong royong dalam mempercepat herd immunity
              di dunia usaha dan industri.

              "Percepatan program vaksin gotong royong sangat diharapkan. Ini dikarenakan, masih banyak
              perusahaan yang menunggu alokasi vaksin gotong royong tersebut agar segera dapat diberikan
              kepada  karyawan  dan keluarga  mereka,"  kata  Ida  saat  meninjau  PT  Bio  Farma  (Persero)  di
              Bandung, Jawa Barat, Rabu (14/7/2021).

              Selain itu, dengan dilakukannya vaksinasi bagi para pekerja, proses produksi dan produktivitas
              para pekerja juga diharapkan dapat berjalan dengan lebih aman dan nyaman. Sehingga pada
              gilirannya dapat turut memicu pemulihan ekonomi nasional.

              "Kami harapkan, para pekerja baik di lingkungan industri, pabrik, maupun perusahaan, akan bisa
              bekerja lebih produktif serta terhindar penyebaran Covid-19," ucap Ida.

              Menurutnya, perlu ada tambahan alokasi vaksin bagi daerah-daerah yang menjadi konsentrasi
              industri padat karya seperti penambahan alokasi 15.000 vaksin di Provinsi Banten, Jawa Barat,
              Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

              Dalam kunjungan ini, Ida Fauziyah juga menyerahkan manfaat Jaminan Kematian (JKM) kepada
              penerima  manfaat  dari  PT  Bio  Farma  (Persero)  atas  nama  Novilia  Sjafri  Bachtiar  dan  Dede
              Wahyu.

              "Mengingat keahlian dan keterampilan yang almarhumah miliki, ini merupakan kehilangan yang
              sangat besar bagi bangsa Indonesia, tidak hanya bagi PT Bio Farma (Persero)," katanya.

              Adapun, bantuan beasiswa bagi ahli waris kedua penerima manfaat tersebut adalah pertama,
              a.n  Novilia  Sjafri  Bachtiar,  berupa  JHT  sebesar  Rp105.263.506,  JKM  Rp42.000.000,  Jaminan
              Pensiun  Berkala  minimal  Rp356.600  /  bulan,  estimasi  beasiswa  anak  kedua  usia  kuliah
              Rp12.000.000, dan anak ketiga usia kuliah Rp12.000.000.

              Kedua, a.n Dede Wahyu, berupa JHT sebesar Rp78.676.062, JKM Rp 42.000.00, Jaminan Pensiun
              Berkala minimal Rp356.600/bulan, estimasi beasiswa anak pertama usia kuliah Rp12.000.000,
              dan anak kedua usia SD Rp1.500.000.













                                                           224
   220   221   222   223   224   225   226   227   228   229   230