Page 229 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2021
P. 229
kelompok sasaran (target group) yang telah ditetapkan pemerintah. Menaker Ida mengatakan,
percepatan program vaksin gotong-royong sangat diharapkan. Di mana saat ini, masih banyak
perusahaan yang menunggu alokasi vaksin dari pemerintah.
MENAKER IDA: MASIH BANYAK PERUSAHAAN MENUNGGU VAKSIN GOTONG-
ROYONG
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah, menyampaikan apresiasi dan dukungan atas
kontribusi PT Bio Farma (Persero) dalam memastikan ketersediaan alokasi vaksin bagi seluruh
kelompok sasaran (target group) yang telah ditetapkan pemerintah.
Menaker Ida mengatakan, percepatan program vaksin gotong-royong sangat diharapkan. Di
mana saat ini, masih banyak perusahaan yang menunggu alokasi vaksin dari pemerintah.
"Percepatan program vaksin gotong royong sangat diharapkan. Ini dikarenakan, masih banyak
perusahaan yang menunggu alokasi vaksin gotong royong tersebut agar segera dapat diberikan
kepada karyawan dan keluarga mereka," kata Menaker Ida, Rabu (14/7).
Selain itu, dengan dilakukannya vaksinasi bagi para pekerja, proses produksi dan produktivitas
para pekerja juga diharapkan dapat berjalan dengan lebih aman dan nyaman. Sehingga pada
gilirannya dapat turut memicu pemulihan ekonomi nasional.
"Kami harapkan, para pekerja baik di lingkungan industri, pabrik, maupun perusahaan, akan bisa
bekerja lebih produktif serta terhindar penyebaran Covid-19," ucap Menaker Ida.
Menurutnya, perlu adanya tambahan alokasi vaksin bagi daerah-daerah yang menjadi
konsentrasi industri padat karya seperti penambahan alokasi 15.000 vaksin di Provinsi Banten,
Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
Menaker Ida menjelaskan para pekerja ritel termasuk dalam kelompok rentan tertular Covid-19.
Karena pekerjaannya mengharuskan berhubungan langsung dengan orang banyak yaitu
konsumen yang ingin berbelanja kebutuhan pokok.
"Melalui vaksinasi ini, para pekerja ritel bisa bekerja dengan nyaman dan aman dengan para
konsumen yang datang untuk berbelanja," ucapnya.
Dia menyatakan, walaupun sudah divaksinasi, para pekerja ritel harus tetap menjalankan
protokol kesehatan untuk tetap selalu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dengan air
mengalir, dan menjaga jarak.
10,5 Juta Peserta dari 28.000 Perusahaan Sudah Daftar Vaksin Gotong Royong
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia berkomitmen untuk mempercepat program
Vaksinasi Gotong Royong bagi sektor swasta. Langkah ini juga menjadi upaya Kadin untuk
mendukung vaksinasi massal yang digencarkan pemerintah untuk mempercepat target herd
immunity.
Ketua Umum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid mengatakan, sampai saat ini sudah lebih dari 28.000
perusahaan yang mendaftar dengan 10,5 juta peserta, mencakup karyawan dan keluarga
228

