Page 234 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2021
P. 234

MENAKER IDA APRESIASI KONTRIBUSI BIO FARMA JAGA KETERSEDIAAN VAKSIN
              COVID-19

              , BANDUNG - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menyampaikan apresiasi dan
              dukungan  atas kontribusi  maksimal PT  Bio  Farma  (Persero)  dalam  memastikan  ketersediaan
              vaksin bagi seluruh kelompok sasaran yang telah ditetapkan.

              Hal  tersebut  disampaikan  Menaker  Ida  Fauziyah  saat  meninjau  PT  Bio  Farma  (Persero)  di
              Bandung, Jawa Barat, Rabu (14/7).

              Pada kesempatan tersebut Menaker Ida mengatakan pemerintah juga mendukungan percepatan
              program vaksinasi Gotong Royong untuk pencapaian herd immunity di dunia usaha dan industri.

              "Percepatan program vaksin Gotong Royong sangat diharapkan. Ini dikarenakan, masih banyak
              perusahaan yang menunggu alokasi vaksin gotong royong tersebut agar segera dapat diberikan
              kepada karyawan dan keluarga mereka," kata Menaker Ida.

              Menurutnya, dengan vaksinasi bagi para pekerja, proses produksi dan produktivitas para pekerja
              juga diharapkan dapat berjalan dengan lebih aman dan nyaman. Sehingga pada gilirannya dapat
              turut memicu pemulihan ekonomi nasional.

              "Kami harapkan, para pekerja baik di lingkungan industri, pabrik, maupun perusahaan, akan bisa
              bekerja lebih produktif serta terhindar penyebaran Covid-19," ucap Menaker Ida.

              Politikus  PKB  itu  menyebut  perlu  adanya  tambahan  alokasi  vaksin  bagi  daerah-daerah  yang
              menjadi konsentrasi industri padat karya .

              Dia  menilai  perlu  penambahan  alokasi  15  ribu  vaksin  di  Provinsi  Banten,  Jawa  Barat,  Jawa
              Tengah, dan Jawa Timur.

              Dalam  kunjungan  ini,  Menaker  Ida  Fauziyah  juga  menyerahkan  manfaat  Jaminan  Kematian
              (JKM) kepada penerima manfaat dari PT Bio Farma (Persero) atas nama Novilia Sjafri Bachtiar
              dan Dede Wahyu.

              "Mengingat keahlian dan keterampilan yang almarhumah miliki, ini merupakan kehilangan yang
              sangat besar bagi bangsa Indonesia, tidak hanya bagi PT Bio Farma (Persero)," katanya.

              Adapun, bantuan beasiswa bagi ahli waris kedua penerima manfaat tersebut adalah pertama,
              a.n Novilia Sjafri Bachtiar, berupa JHT sebesar Rp 105.263.506, JKM Rp 42.000.000, Jaminan
              Pensiun Berkala minimal Rp 356.600 per bulan, estimasi beasiswa anak kedua usia kuliah Rp
              12.000.000, dan anak ketiga usia kuliah Rp 12.000.000.

              Kedua,  a.n  Dede  Wahyu,  berupa  JHT  sebesar  Rp  78.676.062,  JKM  Rp  42.000.00,  Jaminan
              Pensiun Berkala minimal Rp 356.600 per bulan, estimasi beasiswa anak pertama usia kuliah Rp
              12.000.000, dan anak kedua usia SD Rp 1.500.000.

              (jpnn).






                                                           233
   229   230   231   232   233   234   235   236   237   238   239